Namun, sumber di Turin menyebut bahwa statusnya belum aman. Spalletti masih ingin melihat bagaimana kondisinya sebelum memberi kesempatan di tim utama.
Kebijakan Spalletti ini, meski masih dini, sejalan dengan keputusan Tudor sebelumnya yang juga menilai bursa transfer Juventus musim panas lalu sebagai kegagalan.
Tudor bahkan sempat kecewa karena klub tidak memenuhi permintaannya untuk mendatangkan gelandang kreatif — sesuatu yang masih terasa hingga kini.
Baca Juga:Presiden Napoli Sebut Pengunduran Diri Conte Omong Kosong dan Dongeng di Media SosialMarco Piccari: AC Milan Kurang Fokus, Inter dan AS Roma Kandidat Terkuat Peraih Scudetto
Perbedaannya, Spalletti datang setelah jendela transfer ditutup, sehingga ia tak punya banyak pilihan selain memanfaatkan skuad yang sudah ada.
Namun keputusan untuk menyingkirkan para pemain baru ke bangku cadangan menjadi bentuk penolakan tidak langsung terhadap arah transfer Comolli.
Statistik sejauh ini berbicara keras. Dari 11 pertandingan Serie A dan empat laga Liga Champions, kontribusi para pemain anyar Juventus hampir tak terlihat: hanya satu gol dari Jonathan David dan dua assist masing-masing dari David dan Joao Mario.
Openda serta Zhegrova bahkan belum memberikan kontribusi signifikan.
Situasi ini jelas menjadi bahan refleksi bagi Damien Comolli. Bursa transfer Januari 2026 akan menjadi ujian besar baginya.
Jika performa para rekrutan baru tak kunjung membaik, Juventus bisa saja mengambil langkah ekstrem — termasuk melepas salah satu pembelian mahal mereka lebih cepat dari yang diperkirakan seperti David
