Selain versi listrik murni, Mazda juga menyiapkan varian PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle) dan EREV (Extended Range Electric Vehicle) untuk EZ-6.
Kedua varian ini dibekali mesin bensin 1.500 cc bertenaga 94 hp, dikombinasikan dengan motor listrik bertenaga 215 hp dan torsi 320 Nm.
EZ-6 EREV ditawarkan dengan dua pilihan baterai:
– 18,9 kWh dengan jarak tempuh 130 km (CLTC) atau 105 km (WLTP)
– 28,4 kWh dengan jarak tempuh 200 km (CLTC) atau 160 km (WLTP)
Pilihan ini membuka peluang bagi Mazda untuk menjangkau konsumen yang belum sepenuhnya siap beralih ke mobil listrik penuh, tetapi tetap ingin merasakan efisiensi kendaraan listrik.
Baca Juga:Mobil Listrik Xiaomi Catat Rekor Baru, Lebih dari 40 Ribu Unit Terkirim dalam SebulanPreview Drakor The Murky Stream Episode 6 dan 7, Perpecahan Park Seo Ham dan Rowoon
Jika benar masuk ke Indonesia, Mazda EZ-6 bisa menjadi pilihan menarik bagi pecinta sedan yang menginginkan performa tinggi tanpa emisi, sedangkan Mazda EZ-60 akan menjadi pesaing langsung Toyota bZ4X di segmen SUV listrik.
