Laporan Keuangan Soho Global Health 2025, Pertumbuhan Laba dan Aset yang Menggembirakan?

Soho Global Health
PT Soho Global Health Tbk (SOHO).
0 Komentar

RADARTASIK.ID – PT Soho Global Health Tbk, perusahaan terkemuka dalam sektor kesehatan dan farmasi di Indonesia, baru saja merilis laporan keuangan konsolidasian untuk periode yang berakhir pada 31 Maret 2025.

Laporan yang diumumkan di Bursa Efek Indonesia (BEI), 5 Mei 2025, ini mengungkapkan berbagai perkembangan signifikan yang menunjukkan kinerja perusahaan yang solid meskipun tantangan ekonomi global.

Berikut adalah analisis mendalam tentang kinerja keuangan dan posisi perusahaan berdasarkan laporan tersebut.

Baca Juga:Kinerja Summarecon Agung, Laporan Keuangan Q1 2025 Menunjukkan Pertumbuhan yang Kuat?Kenali Keamanan DANA: 7 Tips Agar Transaksi Anda Lebih Terlindungi

Posisi Keuangan Soho Global Health

Pada 31 Maret 2025, total aset perusahaan dengan kode emiten SOHO tersebut tercatat sebesar Rp 5,5 triliun, meningkat dibandingkan dengan Rp 5,4 triliun pada akhir periode sebelumnya (31 Desember 2024).

Kenaikan ini didorong oleh peningkatan aset lancar, yang mencapai Rp 4,8 triliun per 31 Maret 2025, dibandingkan dengan Rp 4,75 triliun pada akhir tahun 2024.

Salah satu kontributor utama dari peningkatan ini adalah kas dan setara kas, yang melonjak menjadi Rp 597,44 miliar dibandingkan dengan Rp 422,44 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Perusahaan juga berhasil mempertahankan posisi aset tidak lancar yang solid sebesar Rp 676,45 miliar.

Ini mencerminkan pengelolaan aset yang baik, di mana aset tetap dan aset pajak tangguhan berkontribusi signifikan terhadap total aset tidak lancar.

Liabilitas dan Ekuitas

Meskipun ada kenaikan dalam total aset, PT Soho Global Health Tbk berhasil menjaga liabilitas tetap stabil, dengan total liabilitas mencapai Rp 2,65 triliun per 31 Maret 2025, sedikit lebih rendah dibandingkan Rp 2,7 triliun pada akhir tahun sebelumnya.

Liabilitas jangka pendek perusahaan tercatat sebesar Rp 2,47 triliun, sementara liabilitas jangka panjang mencapai Rp 175,2 miliar.

Baca Juga:Atomfall: Game Horor Nuklir yang Terinspirasi dari Tragedi Nyata InggrisInilah Alasan Sebenarnya Perilisan Grand Theft Auto VI Ditunda hingga Mei 2026

Perusahaan berhasil mengelola liabilitasnya dengan baik, menjaga rasio utang yang sehat.

Dari sisi ekuitas, PT Soho Global Health Tbk mencatatkan total ekuitas sebesar Rp 2,85 triliun, meningkat dari Rp 2,72 triliun pada akhir tahun 2024.

Peningkatan ini didorong oleh laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 133,25 miliar, yang meningkat signifikan dibandingkan dengan Rp 126,38 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain

Laporan laba rugi PT Soho Global Health Tbk menunjukkan pertumbuhan pendapatan yang stabil di kuartal pertama 2025.

0 Komentar