Ketakutan ini menyebabkan aksi jual besar-besaran, yang semakin menekan harga Bitcoin ke level yang lebih rendah.
4. Kadaluarsa Opsi Bitcoin Senilai US$ 5 Miliar
Volatilitas Bitcoin semakin meningkat menjelang tanggal 28 Februari, di mana terdapat opsi Bitcoin senilai US$ 5 miliar yang akan kadaluarsa.
Sebagian besar kontrak opsi ini memiliki harga eksekusi yang tinggi, sehingga kemungkinan besar akan berakhir tanpa keuntungan bagi pemegangnya.
Baca Juga:Pasar Kripto! Whale Dogecoin Jual DOGE dalam Jumlah Besar, Pasar Panik?Pasar Kripto! Dogecoin Siap Tembus $1? Panshibi (SHIBI) Justru Siap Meledak dengan Potensi 50x Lipat!
Analis memperkirakan sekitar 78 persen dari opsi yang kadaluarsa—senilai US$ 3,9 miliar—tidak akan menghasilkan profit.
Akibatnya, banyak trader yang berusaha mempengaruhi harga Bitcoin agar tidak turun lebih jauh sebelum tanggal kadaluarsa, namun tekanan jual yang tinggi tetap tidak dapat dihindari.
Dampak Likuidasi Besar di Pasar Kripto
Penurunan tajam Bitcoin tidak hanya berdampak pada harga BTC itu sendiri, tetapi juga mengguncang seluruh pasar kripto.
Berikut beberapa dampak utama dari likuidasi besar di pasar kripto:
1. Penurunan Harga Altcoin
Ketika Bitcoin mengalami koreksi tajam, altcoin seperti Ethereum (ETH), Binance Coin (BNB), dan Solana (SOL) juga ikut terpuruk.
Investor yang mengalami kerugian besar pada Bitcoin terpaksa menjual aset kripto lainnya untuk menghindari risiko lebih lanjut.
2. Kepanikan di Kalangan Investor
Penurunan harga yang tiba-tiba memicu kepanikan di kalangan investor ritel, terutama mereka yang baru masuk ke dunia kripto.
Banyak investor pemula yang menjual aset mereka karena takut harga akan turun lebih dalam.
Baca Juga:5 Prediksi Kripto Kapitalisasi Besar Pekan Ini: BTC, LTC, DOT, DOGE, SHIB Bisa Meledak?Pasar Kripto Mulai Pulih, Bitcoin Targetkan $90.000? Simak Prediksi Harga Bitcoin 2025 dan Pemulihan Kripto
Sebaliknya, investor institusional dan “whale” (pemilik Bitcoin dalam jumlah besar) justru memanfaatkan situasi ini untuk membeli Bitcoin di harga rendah.
3. Sentimen Negatif terhadap Pasar Kripto
Ketika Bitcoin mengalami penurunan signifikan dalam waktu singkat, media dan regulator keuangan sering kali menggunakan momentum ini untuk menyoroti risiko investasi di aset kripto.
Hal ini bisa berujung pada kebijakan yang lebih ketat dari pemerintah terkait regulasi kripto di masa depan.
Meskipun harga Bitcoin mengalami penurunan drastis, banyak analis percaya bahwa ini hanya fase koreksi sebelum Bitcoin kembali naik.
Beberapa faktor yang bisa memicu pemulihan harga Bitcoin antara lain: