Ingin Kota Tasik Dapat Adipura, Agar Gaji Wali Kota Diberikan ke Tukang Sapu

Kota Tasik
Asep Supriyanto membersihkan jalanan Dadaha.(Ayu Sabrina B/Radartasik.id)
0 Komentar

Dibanding Tendik, Cheka Dianggap Lebih Peduli Sampah dan Maggot!

Adipura jadi harapan bagi Asep untuk kesempatan meningkatkan taraf hidup menjadi lebih baik. Setidaknya bisa membiayai anak bungsunya berkuliah di jurusan kesehatan.

“Apalagi pas ada Adipura, kita kerja lebih. Pagi, siang, sore, malam, harus dipastikan tidak ada sampah di sini,” tuturnya.

Pekerjaan menyapu muka jalanan Kota Tasikmalaya itu diganjar dengan upah Rp 70.000 per hari.

Baca Juga:Nabung di bank bjb Bisa Dapat Tiket Konser LaLaLa Festival Gratis, Begini CaranyaBank bjb Luncurkan DIGI Goes to School, Ajak Siswa Rajin Nabung dan Jadi Generasi Cashless

Cheka Akan Kerahkan Tim Gerak Cepat Berantas TPS Liar, Maksimum 3 Jam Sampah Akan Diangkut

“Saya pernah baca ada berita kota yang menang Adipura, gaji wali kota dikasih ke tukang sapu atau juga naik gajinya,” harapnya.

Diketahui Kota Tasikmalaya ikut serta dalam penilaian Adipura, Kepala Bidang Pengelolaan Sampah DLH Kota Tasikmalaya, Feri Arif Maulana, pun mengatakan bahwa harapannya bisa memboyong sertifikat Adipura untuk kota resik.

“Ya minimal kita dapat sertifikat lah, karena untuk dapat piala kuncinya ada di penanganan TPA. Dari kementerian LHK akan dilanjut tahun 2024 mungkin bulan April akan keluar hasilnya,” kata Feri kepada Radar.

“Butuh kerjasama dari pemerintah dan juga masyarakat, memang utamanya dari penanganan TPA,” jelasnya. (MoU/Ayu)

Baca berita dan artikel lainnya di google news

0 Komentar