10.248 Warga Kabupaten Pangandaran Merasakan Kesulitan Air Bersih

Warga Kabupaten Pangandaran
Polres Pangandaran menyalurkan air bersih ke Desa Margacinta Kecamatan Cijulang Kabupaten Pangandaran yang terkena dampak kekeringan. (Istimewa)
0 Komentar

PANGANDARAN, RADARTASIK – Warga Kabupaten Pangandaran di beberapa wilayah merasakan dampak kekeringan, salah satunya kesulitan air bersih.

Meski demikian, Pemkab Pangandaran belum menetapkan tanggap darurat bencana kekeringan.

Kepala BPBD Kabupaten Pangandaran Untung mengatakan, Agustus sampai September 2023, permintaan air bersih dari masyarakat didominasi dari Kecamatan Cijulang. “Terutama dari Desa Margacinta,” katanya, Minggu 8 Oktober 2023.

Menurut Untung, Desa Margacinta sudah menjadi langganan kekeringan saat musim kemarau.

Baca Juga:Sudah 2 Hari TPA Purbahayu Pangandaran Kebakaran, Sampah Dilarang Dibuang ke Lokasi, Ini AlternatifnyaBalai Latihan Kerja Bekali Warga Kota Banjar Keterampilan, Ciptakan Tenaga Kerja Ahli

“Itu karena tanah di sana banyak yang berupa bebatuan cadas, sumber airnya kurang,” ungkapnya.

Kata Untung, permintaan air di beberapa kecamatan memang tidak sebanyak Kecamatan Cijulang. “Bahkan dari Sidamulih, belum ada permintaan air bersih,” ucapnya.

Menurutnya, total kepala keluarga yang membutuhkan air bersih di seluruh Kabupaten Pangandaran sebanyak 3.596 kepala keluarga atau 10.248 jiwa.

“Total air bersih  yang kita salurkan sebanya 1 juta liter kubik,” ungkapnya.

Warga Kabupaten Pangandaran Terdampak Kekeringan Tak Capai 50%

Kata dia, Kabupaten Pangandaran belum masuk kategori darurat bencana kekeringan. “Karena jumlah yang terdampak belum mencapai 50 persen, masih aman,” ujarnya.

Ia tidak berharap Kabupaten Pangandaran masuk tanggap darurat bencana kekeringan.

“Jangan sampai lah, mudah-mudahan bulan November sudah mulai turun hujan. Sekarang saja sudah ada rintik hujan, walau masih jarang,” ucapnya.

Untung mengatakan, tidak ada biaya dalam suplai air bersih kepada warga Kabupaten Pangandaran. “Warga tinggal menyiapkan tempat penampungan saja,” katanya. (*)

0 Komentar