INDIHIANG, RADSIK – Perkembangan Kota Tasikmalaya yang dinamis membutuhkan seorang pemimpin yang adaptif dan energik agar kemajuan lebih pesat.

Hal itu menjadi topik diskusi sejumlah warga Kecamatan Indihiang saat bersilaturahmi di Kelurahan Sukamajukaler dalam rangka ngabuburit dan buka bersama. Mereka Mendiskusikan persoalan serta kebutuhan daerah akan figur pimpinan yang mesti bisa berselancar dengan lesatan kemajuan dan perkembangan yang ada.

Mereka bersepakat di 2024 nanti mendukung figur tokoh muda untuk memimpin Kota Resik ke depan. ”Animo warga sangat tinggi untuk menatap ke depan. Di mana, banyak harapan yang ingin dikembangkan warga, dan itu memerlukan pimpinan yang adaptif dan relatif muda agar energik dalam mengimprovisasi dinamika yang terjadi,” kata Koordinator Relawan Viman Indihiang, Yusuf Sabandi kepada Radar, Selasa (19/4/2022).

Menurut dia, dari sederet nama generasi muda atau tokoh berusia relatif muda, anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Viman Alfarizi Ramadhan menjadi pilihan yang paling rasional. Selain berlatar belakang keluarga pituin pengusaha lokal. Kini politisi Gerindra itu tengah menjabat legislator di level provinsi.

 

”Maka kita menyepakati untuk mendukung Viman. Sudah saatnya anak muda memimpin kota yang penuh dinamika dan membutuhkan figur yang adaptif terhadap segala perkembangan yang terjadi,” tuturnya.

Selama ini, lanjut dia, Viman sudah menggulirkan beragam program yang bermanfaat bagi masyarakat melalui kegiatan reses maupun penularan ide serta gagasannya terhadap kalangan muda. Pihaknya meyakini ketika Viman terjun langsung menakhodai eksekutif bisa lebih leluasa mengembangkan potensi dan membangun daerah yang secara geografis diuntungkan di Priangan Timur ini.

”Kami mewakili warga Indihiang, intinya mendorong Kang Viman bisa mencalonkan diri di pemilihan wali kota mendatang. Kami yakin usianya yang relatif muda sangat peka terhadap peradaban dan kondisi saat ini,” tuturnya.

Pihaknya bertekad secara masif menyosialisasikan anggota keluarga besar Mayasari itu ke masyarakat di setiap tingkatan. Indihiang yang berlatar belakang pekerjaan warganya variatif. Kini sudah melek akan nalar politik. ”Maka kami yakin tidak akan sulit menyosialisasikan ke warga nama Viman agar lebih familier dan mendapat dukungan lebih luas,” kata Yusuf. (igi)

%d blogger menyukai ini: