Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya Nyatakan Sikap Bela Palestina dengan Dasasila

umtas
Rektor, Wakil Rektor, Dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya (UMTAS) saat menyatakan sikap bela dan peduli Palestina di Graha Umtas. (Diki Setiawan / Radartasik.id)
0 Komentar

Ketiga, mengecam keras sikap Amerika Serikat, Prancis, Inggris, Jerman, dan negara-negara serta pihak-pihak lainnya yang terus memberikan dukungan dan bantuan terhadap Israel dalam agresi dan penyerangan terhadap Palestina.

Keempat, meminta Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk memaksa dan memfasilitasi perundingan dan gencatan senjata Israel dan Palestina. Kelima mendukung Mahkamah Kejahatan Internasional (ICC) mengadili Benjamin Netanyahu dan tokoh-tokoh Israel lainnya yang terlibat dalam genosida warga Palestina.

Keenam, mengecam Organisasi Kerja Sama Islam, Rabithah Alam Islami, dan negara- negara Arab yang bersikap lemah dan cenderung membiarkan Israel secara leluasa melakukan penyerangan dan pembunuhan hanya untuk kepentingan dalam negeri mereka sendiri.

Baca Juga:Ketua MUI Kota Banjar Melamar Jadi Bakal Calon Wali Kota ke PKBArdiana Nugraha Terpilih Sebagai Ketua Cabang PMII Kota Tasikmalaya periode 2024-2025

Ketujuh, mengapresiasi atas konsistensi dan keberanian Menteri Luar Negeri RI dalam berbagai forum dunia untuk terus membela dan memperjuangkan kemerdekaan Palestina, menolak kejahatan Israel, serta mengkritik keras kemunafikan Barat dalam kasus konflik Israel-Palestina.

Kedelapan, meminta kepada Pemerintah Indonesia, untuk tidak berpikir sedikitpun dan apalagi melakukan langkah-langkah politik untuk membuka hubungan diplomatik dengan negara agresor dan pelaku genosida, Israel.

Sembilan, atas nama hak asasi manusia dan amanat Konstitusi Republik Indonesia yang menegaskan bahwa segala bentuk penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.

Serta aspek historis relasi Palestina dan Indonesia melalui Prof. Kahar Muzakir (Muhammadiyah), kami meminta agar Pemerintah Indonesia memperkuat jalinan diplomasi dengan negara-negara lain untuk mewujudkan lahirnya negara Palestina. yang merdeka dan berdaulat.

Kesepuluh, mengajak seluruh lapisan masyarakat Indonesia untuk terus memberikan perhatian serius terhadap perkembangan konflik Israel dan Palestina, dengan terus memberikan bantuan moral, material, dan spiritual terhadap perjuangan rakyat Palestina.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Umtas, Dr Elfan Fanhas Fatwa Khomaeny SThI MAg, menambahkan, untuk kegiatan aksi bela Palestina ini ingin menunjukkan kepada dunia bahwa Muhammadiyah dari awal berdiri tetap konsisten dan Istiqomah untuk memiliki kepedulian terhadap sesama termasuk membela Palestina.

“Termasuk bentuk ketaatan kita terhadap konstitusi, bahwa dalam konstitusi itu bahwa kemerdekaan itu hak segala bangsa, dan segala bentuk apapun penjajahan itu tidak dibenarkan,” ungkap Elfan.

0 Komentar