TASIK, RADSIK – Proses hukum pada kasus kecelakaan maut di Simpang Rancabango Kota Tasikmalaya sudah masuk ke penyidikan. Asep Saepudin (32), sopir truk maut kini harus mendekam di balik jeruji besi.

Hal itu sebagaimana dijelaskan Kasat Lantas Polres Tasikmalaya AKP Anaga Budiharso yang menyebutkan pihaknya sudah melaksanakan gelar perkara dari kasus tersebut. Hasilnya, kasus kecelakaan itu naik dari penyelidikan menjadi penyidikan. ”Kami sudah tetapkan (sopir) sebagai tersangka,” ujarnya kepada Radar, Kamis (4/8/2022).

Dijelaskan Anaga, bahwa mobil tersebut mengalami masalah pada sistem remnya. Maka dari itu, sebelum kejadian rem sempat tidak berfungsi. ”Setelah terjadi tabrakan, rem berfungsi kembali,” ucapnya.

Baca selengkapnya, khusus pelanggan Epaper silakan klik, Login

Belum berlangganan Epaper? Silakan klik Daftar!

%d blogger menyukai ini: