GARUT KOTA, RADSIK – Dampak yang ditimbulkan dari mahalnya harga kedelai tidak hanya pada satu aspek saja, banyak aspek yang terdampak salah satunya pedagang gorengan yang menggunakan bahan utamanya tahu dan tempe untuk dagangannya.

Banyak pedagang gorengan yang akhirnya tidak berjulalan gorengan jenis gehu dan gorengan tempe karena bahan baku susah didapat.

Salah satu penjual gorengan di daerah Baratayuda Kecamatan Garut Kota Nurwati mengatakan saat ini ia sudah tidak berjualan gorengan jenis gehu dan gorengan tempe karena bahan baku yang susah. “Sekarang tidak jualan gehu sama gorengan tempe, cuma bala-bala masih ngejual,” kata Nurwati saat ditemui di tempat jualannya, Selasa (1/11/2022).

Baca selengkapnya, khusus pelanggan Epaper silakan klik, Login

Belum berlangganan Epaper? Silakan klik Daftar!

%d blogger menyukai ini: