RADAR TASIK – Hasan Firdaus dan Husen Firdaus, anak kembar asal Kabupaten Pangandaran yang tertabrak dua motor gede (moge), didambakan orang tuannya untuk menjadi ajengan di masa mendatang. Namun, harapan itu pupus. Karena bocah berusia delapan tahun itu telah tiada. Selama-lamanya.

Ayah Hasan dan Husen, Wasmo (55) mengungkapkan sejak Minggu (13/3/2022), banyak pelayat yang mendatangi rumahnya di Dusun Babakansari Desa Ciganjeng Kecamatan Padaherang. Banyak di antara mereka yang memberikan santunan di samping belasungkawa. “Dari polres, dari bupati, dari dewan juga ada,” katanya kepada Radar, Senin (14/3/2022).

Wasmo berterima kasih kepada semua pihak yang sudah berempati kepada keluarganya. ”Mudah-mudahan jadi amal jariah untuk semuanya. Terutama yang telah membantu sejak kejadian,” ucapnya.

Baca selengkapnya/berlangganan , disini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: