CIPEDES, RADSIK – Meskipun dibuka layanan gratis, sertifikasi halal untuk produk UMKM masih sepi peminat. Sepinya peminat dinilai karena minimnya sosialisasi terkait program tersebut.

Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Muhammad Aqil Irham menjelaskan pada layanan sertifikasi halal, pihaknya menyediakan kuota 25.000  sertifikat. Namun yang terealisasi baru di angka 13.416.

Baca selengkapnya, disini

%d blogger menyukai ini: