Sekolah Penggerak Angkatan Ketiga di Kota Tasikmalaya Mulai Ikuti Lokakarya

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Sekolah Penggerak angkatan ketiga di Kota Tasikmalaya mengikuti Lokakarya Perencanaan Pembelajaran 1 dari Balai Besar Guru Penggerak (BBGP) Provinsi Jawa Barat, Sabtu (26/8/2023).

Kegiatannya dibagi tiga daerah Kota Tasikmalaya, Kabupaten Tasikmalaya, dan Kabupaten Garut.

Untuk Sekolah Penggerak yang melakukan Lokakarya di Kota Tasikmalaya yakni TK Al Abror, TK Alphabet, TK Ar Rahmah, TK Joy Kids Nasional Plus, TK Permata Hati Aisyiyah.

Kemudian, SD Yos Sudarso, SDN 1 Siluman, SDN 2 Tuguraja, SDN Galunggung, SDN Pahlawan. Lalu,  SMP BPK Penabur, SMPN 1 Kota Tasikmalaya, SMPN 19 Kota Tasikmalaya, dan SMPN 2 Kota Tasikmalaya.

Sedangkan sekolah penggerak Kota Tasikmalaya yang melaksanakan di Kabupaten Tasikmalaya yakni TK Aisyiyah 2  dan TK Amani. Selanjutnya,  SDN Sukarindik dan SDN 1 Cibunigeulis.

Baca juga: 3 Calon Kepala Sekolah di Kota Tasikmalaya Terancam Batal Dilantik? Imbas Lambatnya Rotasi Mutasi Kepsek

Kepala Bidang Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan (PGTK) Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tasikmalaya H Cecep Susilawan MPd mengatakan, program sekolah penggerak adalah upaya untuk mewujudkan visi pendidikan Indonesia. Tentunya dalam mewujudkan Indonesia Maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian melalui terciptanya pelajar Pancasila.

“Artinya program sekolah penggerak ini berfokus pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik yang mencakup kompetensi literasi, numerasi, dan karakter,” katanya kepada Radar, Sabtu (26/8/2023).

Kemudian, program sekolah penggerak juga penyempurnaan program transformasi sebelumnya yakni lingkungan belajar yang aman, nyaman, menyenangkan dan inklusif. Serta berproses pembelajaran yang berpusat pada siswa dan refleksi diri kemudian pengimbasan.

“Salah satu upaya dalam mencapai transformasi tersebut, khususnya tentang penyelenggaraan pembelajaran yang berpusat pada siswa. Dilaksanakan melalui pendampingan terhadap komite pembelajaran pada setiap sekolah penggerak melalui lokakarya,” ujarnya.

Oleh karenanya, BBGP saat ini melakukan Lokakarya ini sebagai perencanaan pembelajaran bagi sekolah penggerak. Arahnya untuk memiliki sumber daya manusia yang unggul dari kepala sekolah, pengawas atau penilik, dan guru.

Baca juga: Calon Guru Penggerak angkatan keenam Kota Tasikmalaya Panen Hasil Belajar

Tentunya dengan fokus pembelajaran yang berpusat pada siswa merupakan kegiatan secara khusus dan membahas bagaimana mewujudkan pembelajaran serta ekosistem sekolah yang berpihak pada siswa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *