Renovasi Lapang di Sor Merdeka Kerkof Serap Rp 5 Miliar, Maret Sudah Bisa Digunakan

Sor Merdeka Kerkof
Lapang sepak bola di Sor Merdeka Kerkof memiliki tampilan baru. Rencananya lapang akan dibuka Maret. (Agi Sugiana/Radartasik.id)
0 Komentar

GARUT, RADARTASIK.ID – Lapang sepak bola di Sor Merdeka Kerkof sudah mempunyai tampilan baru dengan balutan rumput sintetis.

Renovasi Sor Merdeka Kerkof itu menghabiskan Rp 5 miliar dari APBD Kabupaten Garut Tahun 2023.

Bupati Garut H Rudy Gunawan mengatakan, lapang sepak bola itu baru bisa digunakan masyarakat pada Maret mendatang.

Baca Juga:Pelaku Video Viral di Garut Mulai Dipanggil Bawaslu, 5 Orang Diperiksa di Hari PertamaAwal Tahun, Pembayaran Ganti Rugi Tol Getaci di Garut Akan Menyasar Desa Ini

Saat ini harus melalui tahap pemeliharaan. “Ini tidak boleh digunakan selama 45 hari karena masih ada pemeliharaan,” ucapnya, Jumat 12 Januari 2024.

Ia menyebutkan, tahun 2024 Pemkab Garut kembali menganggarkan untuk lintasan atletik agar serupa dengan lintasan di Stadion Dalem Bintang. “Ini untuk masyarakat Garut, tapi yang masuk ke sini ada retribusi,” katanya.

Kepala Dispora Kabupaten Garut Ade Hendarsyah mengatakan, anggaran Rp 5 miliar dari APBD tahun 2023 digunakan untuk penataan lapang sepak bola, lintasan atletik, ditambah beberapa penerangan umum di Sor Merdeka Kerkof.

Sesuai yang dikatakam bupati, kata dia, Pemkab Garut kembali menganggarkan sebesar Rp 4 miliar untuk karet lintasan atletik. “Selain untuk finishing kita juga akan gunakan untuk pemagaran dan penataan lahan parkirnya,” katanya.

Memelihara Sor Merdeka Kerkof yang Bakal Berat

Ade Hendarsyah menyampaikan, ketika membangun atau memperbaiki sarana tugas beratnya. Bukan dalam pembangunan, tetapi dalam memeliharannya.

Ia pun mengajak masyarakat bersama-sama menjaga dan merawat agar bisa bertahan lama. “Mudah-mudahan masyarakat bisa bersama-sama memelihara dan mempertahankan,” lanjutnya.

Pihaknya pun akan menyediakan lebih banyak tempat sampah di sekitar lapangan. Selain itu akan ada penambahan petugas karena sarana dan prasarana yang sudah representatif. (*)

0 Komentar