Perang Belum Usai, Israel Blokir Warga Palestina yang Ingin Kembali ke Gaza Utara, Masuk Zona Pertempuran

RADARTASIK.ID –Israel blokir warga Palestina yang ingin kembali ke Gaza utara. Ini menandakan bahwa perang Hamas-Israel belum berakhir.

Israel mengatakan bahwa utara Gaza tidak boleh diakses oleh warga Palestina yang terus mencoba kembali ke rumahnya selama jeda dalam pertempuran.

Sejumlah besar orang yang terdampar mencoba kembali ke rumah di seluruh Gaza ketika gencatan senjata selama empat hari yang disepakati oleh Qatar mulai berlaku pada Jumat pagi.

Baca juga: Gaza Diguyur Hujan, Netizen: Israel Tak Bisa Blokir Kuasa Tuhan

Namun, Israel telah memperingatkan bahwa mereka tidak akan diizinkan memasuki bagian utara enklaf yang dilanda perang itu.

Video yang diperoleh oleh Al Jazeera menunjukkan warga Palestina kembali ke rumah mereka di Beit Lahiya di utara Jalur Gaza, meskipun tentara Israel bersikeras bahwa itu adalah zona pertempuran.

Setidaknya dua warga Palestina dilaporkan tewas oleh militer Israel, dan 11 lainnya terluka, ketika mereka mencoba perjalanan ke utara Gaza.

Baca juga: Rumah Penyembuhan Warga Palestina, Rumah Sakit Al-Shifa di Gaza Jadi Pusat Perang Israel, Ini Dalih Negara Zionis

Mohammed Jamjoom dari Al Jazeera melaporkan dari Yerusalem Timur yang diduduki bahwa militer Israel menduga Hamas akan mencoba mendorong atau memaksa warga sipil untuk kembali ke bagian utara Jalur Gaza dan bahwa mereka siap mencegah hal itu terjadi.

Associated Press (AP) melaporkan bahwa Israel menjatuhkan selebaran di selatan Gaza, memberi peringatan kepada ratusan ribu warga Palestina yang mencari perlindungan di sana agar tidak kembali ke utara selama serangan darat mereka.

Meski begitu, ratusan terlihat berjalan ke utara pada hari Jumat.

Mengutip saksi mata, agensi berita Palestina Wafa mengatakan bahwa tujuh orang terluka oleh pasukan Israel ketika mereka mencoba perjalanan ke Gaza utara.

Tareq Abu Azzoum dari Al Jazeera melaporkan dari Khan Younis di Gaza selatan bahwa beberapa orang terluka dan dibawa kembali ke rumah sakit di bagian selatan wilayah itu.

Dua orang ditembak dan tewas oleh pasukan Israel, dan 11 lainnya terluka di kaki. Seorang jurnalis AP melaporkan melihat dua mayat dan orang terluka saat mereka tiba di rumah sakit.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *