Niat Berobat, Satu Keluarga Masuk Jurang

Niat Berobat, Satu Keluarga Masuk Jurang
MASUK JURANG. Toyota Rush yang ditumpangi satu keluarga asal Culamega Kabupaten Tasikmalaya masuk jurang di Jalan Syekh Abdul Muhyi Kecamatan Kawalu, Senin (16/1/2023). IST
0 Komentar

KAWALU, RADSIK – Toyota Rush yang berpenumpang satu keluarga asal Culamega Kabupaten Tasikmalaya masuk jurang di Jalan Syeh Abdul Muhyi Kecamatan Kawalu, Senin (16/1/2023) pukul 08.30. Akibat kejadian tersebut, para penumpang mengalami luka ringan.

Padahal, satu keluarga tersebut berencana untuk membawa salah satu anggota keluarganya untuk pemeriksaan kesehatan ke salah satu rumah sakit di Kota Tasikmalaya.

Kronologis kejadian, mobil tersebut melaju dari arah Sukaraja menuju Kota Tasikmalaya. Di lokasi kejadian, tepatnya di wilayah Urug tiba-tiba mobil yang dikemudikan Aan Kustiwa (56) itu hilang kendali dan mengarah ke kanan jalan. Kemudian, mobil bernopol Z 1758 NX itu menyebrang ruas kanan jalan dan masuk jurang. Beruntung jurang tidak curam serta ditanami banyak pepohonan yang menahan laju mobil terhenti tidak begitu jauh.

Baca Juga:Diseruduk Truk, Pemuda TewasGunung Poso

[membersonly display=”Baca selengkapnya, khusus pelanggan Epaper silakan klik” linkto=”https://radartasik.id/in” linktext=”Login”]

Kanit Lantas Polsek Kawalu Iptu Jajang Juanda menjelaskan, insiden tersebut merupakan kecelakaan tunggal. Diduga penyebab terjadinya insiden tersebut karena human error. “Untuk sementara, diduga pengemudi sedang mengantuk,” ucapnya kepada wartawan.

Kecelakaan tersebut tidak sampai menjatuhkan korban jiwa, hanya luka-luka ringan saja. Pengemudi dan para penumpangnya langsung dibawa ke Puskesmas Urug untuk mendapat pertolongan medis.

Dadang menjelaskan bahwa pengemudi sedang membawa keluarganya dengan tujuan Kota Tasikmalaya. Rencananya Aan ingin membawa ibunya ke salah satu rumah sakit swasta.

Petugas juga mendatangkan derek untuk mengevakuasi mobil yang ada di jurang dengan kedalaman sekitar tiga meter. Proses evakuasi memakan waktu kurang lebih satu jam, di mana polisi sempat menutup arus lalu lintas. “Namun arus masih terkendali tidak sampai mengekor panjang,” imbuhnya.

Dadang mengimbau para pengendara untuk senantiasa berhati-hati, khususnya ketika melintas di wilayah Urug. Pasalnya kondisi jalan berbatasan langsung dengan jurang. “Apalagi kalau malam, kondisi di sini cukup gelap,” katanya.

Sehari sebelumnya, kecelakaan di mana pengendara masuk jurang juga terjadi di Kampung Gobang Kecamatan Purbaratu. Di mana pengendara motor kehilangan kendali saat di jalur menurun dan masuk jurang. Kecelakaan tersebut mengakibatkan satu korban meninggal dunia. (rga)

0 Komentar