SINGAPARNA, RADSIK – Beberapa organisasi masyarakat (ormas) dan organisasi kepemudaan (OKP) bersilaturahmi dan sepakat bernaung bersama dalam Forum Komunikasi Organisasi Bersatu (Forkob) Kabupaten Tasikmalaya dalam menjaga kondusivitas dan mengawal setiap kebijakan pemerintah, Rabu (13/4/2022) di Rumah Makan Saung Singaparna.

Mandataris Forum Komunikasi Organisasi Bersatu Kabupaten Tasikmalaya Arief Sudrajat SPd mengatakan, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada para ormas dan OKP di Kabupaten Tasikmalaya yang sudah bersedia hadir dalam membahas terbentuknya forum komunikasi ini.

“Alhamdulillah silaturahmi dan buka bersama antar ormas dan OKP ini bisa terlaksana dengan baik, termasuk menyamakan visi misi dalam terbentuknya Forum Komunikasi Organisasi Bersatu,” ujar dia kepada Radar, kemarin.

Kata dia, terbentuknya forum komunikasi ini intinya ormas dan OKP yang hadir sudah sepakat satu visi misi menjaga kondusivitas dan mengawal setiap kebijakan pemerintah.

“Semuanya kompak akan bersinergi satu sama lain dan menghindari gesekan di lapangan, sehingga kondusivitas terjaga. Kemudian konsisten mengawal setiap kebijakan pemerintah untuk kepentingan masyarakat,” kata dia, menjelaskan.

Sekretaris GM FKPPI Kabupaten Tasikmalaya Septyan Hadinata mengatakan, dibentuknya forum komunikasi ini merupakan awal baik bagi kemajuan ormas dan OKP di Tasikmalaya. Sebab pentingnya sinergi yang dibangun antar ormas dan OKP akan menciptakan kondusivitas dalam berbagai hal.

“Tanpa sinergi yang dibangun akan kurang baik dan rawan terjadi kesalahpahaman. Hadirnya forum ini menjadi wadah yang kuat, apalagi diisi figur yang berkualitas dan menjadi pemersatu serta ormas dan OKP bisa memerankan fungsinya dengan baik di masyarakat,” ujar dia, menjelaskan.

“Tujuan besarnya forum ini ingin bersama-sama menberikan sumbangsih kepada masyarakat Kabupaten Tasik dan forum ini tidak ada kepentingan politik, tapi kami siap mengawal sikap politik yang ada di kabupaten,” kata dia, menambahkan.

Oos Bashor, aktivis senior di Kabupaten Tasikmalaya mengapresiasi terbentuknya forum komunikasi ini. “Saya sebagai warga Kabupaten Tasikmalaya sangat bangga atas terbentuknya forum komunikasi ini dengan kebersamaan untuk menjaga kesatuan dan persatuan ormas kepemudaan dalam menjaga kondusivitas,” ucap dia.

“Kami tegaskan sekali lagi bahwa dibentuknya forum ini tidak ada ranah politik. Kemudian kami pun terbuka kepada ormas dan OKP yang belum hadir saat ini untuk sama-sama bernaung dalam forum komunikasi ini,” harap dia.

Doni Ridwan, perwakilan generasi muda mengaku sangat sepakat dengan teman-teman untuk silaturahmi membangun kebersamaan antara ormas dan OKP di Kabupaten Tasikmalaya, sehingga bisa terbangun sinergi yang baik dan menghindari gesekan di lapangan.

“Jadi ketika ada persoalan apapun bisa dikomunikasikan dengan baik. Kemudian silahkan ormas dan OKP ini bergerak dengan gerakan masing-masing, karena semuanya pasti punya gaya berbeda, tapi bisa menghindari gesekan dan menciptakan kondusivitas,” ujar dia, menjelaskan.

Pasi Intel Kodim 0612 Tasikmalaya Letda Inf Eka Zaenal Arifin SH MH C NSP mengapresiasi atas dibentukan Forum Komunikasi Organisasi Bersatu di Kabupaten Tasikmalaya.

“Mudah-mudahan menjadi langkah awal yang baik, sehingga ketika bisa meminimalkan gesekan di lapangan dan bisa diselesaikan sejak dini dalam forum ini. Ini juga jelas membantu APH dalam menjaga kondusivitas dan mudah-mudahan bisa menjadi percontohan di daerah lainnya,” harap dia.

Kanit I Satintel Polres Tasikmalaya Ipda Rino Dwi P SH menambahkan, secara institusi Polres Tasikmalaya mengapresiasi dengan dibentuknya wadah OKP ormas sehingga terbangunnya komunikasi untuk kondusivitas di Kabupaten Tasikmalaya.

“Dengan terbentuknya forum ini bisa sinergi dalam memelihara dan menciptakan kamtibmas di masyarakat,” harap dia. (yfi)

%d blogger menyukai ini: