Jemaah Haji Gelombang Pertama Pulang Tanggal 4 Juli, 156 ribu jemaah haji Indonesia Mengambil Nafar Awal

jemaah haji gelombang pertama
Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Hilman Latief memberikan keterangan pers di Makkah. (foto: dok. Kemenag RI)
0 Komentar

Tahun ini juga ada dua kelompok safari wukuf. Pertama, safari wukuf yang digelar Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) berjumlah total 238 jemaah.

Kemudian, ada safari wukuf yang digelar PPIH Arab Saudi. Jumlahnya ada 129 jemaah lansia dan disabilitas yang sangat terbatas pergerakannya, sehingga mereka tidak bisa melakukan apa-apa.

Selama puncak haji, mereka ditempatkan pada lima hotel transit yang berada di empat wilayah. Yakni di Syisyah sebanyak 2 hotel, Jarwal, Raudhah, dan Misfalah.

Baca Juga:Twitter Lakukan Pembatasan Informasi: Akun Baru Hanya Bisa Baca 300 Twit Per Hari, Elon Musk Mau Genjot Cuan dari Langganan Twitter Blue?Ternyata! Gempa Jogja Mengguncang Berselang Setengah Jam Setelah Presiden Jokowi Meninggalkan Gedung Agung Istana Kepresidenan di DIY

Layanan konsumsi untuk mereka pun disiapkan selama berada di hotel transit. Selain itu juga ada 55 orang petugas mendampingi dan melayani.

“Hari ini, seluruh jemaah haji lansia dan disabilitas ini sudah dikembalikan ke hotel asalnya masing-masing. Mereka kembali berkumpul dengan jemaah yang satu kloter (kelompok terbang),” sebut Hilman.

“Kami sedang mengupayakan agar jemaah lansia dan disabilitas bisa dipulangkan lebih awal (tanazul) ke Tanah Air dengan mengisi kursi pesawat yang kosong saat pemulangan,” sambung Hilman.

Dia menambahkan bahwa proses kepulangan jemaah haji Indonesia gelombang pertama akan dimulai tanggal 4 Juli 2023 melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz, di Jeddah.

Sementara penimbangan barang bagasi milik jemaah haji gelombang pertama sudah mulai dilakukan pada tanggal 2 Juli 2023. Untuk jemaah haji gelombang kedua, akan mulai diberangkatkan ke Madinah pada 10 Juli 2023.

“Alhamdulillah, bersama ini kami tegaskan kembali bahwa fase puncak haji di Armina hari ini sudah berakhir,” tandas Hilman. (*)

0 Komentar