INDIHIANG, RADSIK – Peraturan Daerah (Perda) Pesantren di Kota Tasikmalaya resmi ditetapkan. Regulasi itu disambut pengelola pondok pesantren serta tokoh ulama dan publik secara antusias.

Seperti dituturkan Pimpinan Ponpes Miftahul Huda Jarnauziah Mangkubumi KH M Yanyan Albayani, dimana itikad baik pemerintah daerah dalam memfasilitasi harapan pengelola pesantren menemui titik terang.

“Kita bersyukur sebab selama ini kebanyakan dari kami mengelola ponpes secara mandiri, adanya fasilitasi pemerintah tentu membantu,” tuturnya usai menghadiri rapat paripurna, Kamis (18/8/2022).

Baca selengkapnya, khusus pelanggan Epaper silakan klik, Login

Belum berlangganan Epaper? Silakan klik Daftar!

%d blogger menyukai ini: