Sosok

Loyalis Makin Menggurita

TASIK - Gaya dan penampilannya sederhana. Cenderung apa ada­nya, namun kepedulian sosialnya ke­pada sesama begitu tinggi. Hal itu, tak lepas dari amanah orang­tuanya, agar selalu menjadi orang bermanfaat bagi masyarakat. Ya, ia adalah H Yanto Oce, lelaki kelahiran Cibeureum, Kota Tasikmalaya itu memang memiliki magnet besar di Kota Resik. Sebab, atas kedermawanannya itu banyak pihak [...] Read More

Gigih Meraih Cita-cita

Gigih, kreatif dan inovatif serta mengamalkan nilai-nilai pesantren hadir dalam diri H Endang Zenal MAg. Tak heran saat menjadi guru pendidikan agama Islam (PAI) dan kini kepala sekolah, dia selalu membuat makmur sekolah dengan ruang kajian dan kebersamaan. Sejak kelas dua sekolah dasar (SD), pria kelahiran Tasikmalaya, 8 Mei 1966 ini terobsesi menjadi guru PAI. [...]

Ikhlas Mengabdi dan Melayani Masyarakat

Sejak mahasiswa dia sudah aktif di kampus dan luar kampus. Dia peduli kepada kemanusiaan. Kemudian bergerak politik dan menjadi legislator. Kali ini mengabdikan diri dan melayani masyarakat. Komitmen Johan Jouhar Anwari SSos MSi menjadi wakil rakyat di DPRD Provinsi Jawa Barat adalah ikhlas mengabdi, peduli, dan melayani masyarakat. Pria kelahiran Ciamis ini menempa diri melalui [...]

Pribadi yang Sayang Keluarga

Kesuksesan Budiaman dalam karier tidak lepas dari dukungan keluarga: istri dan anak-anaknya. ”Hal itu tidak lepas dari dukungan penuh dari keluarganya,” ujar suami dari Iis Siti Ruyati dan ayah dari M Azka Sanusi dan Atsila Audita Sanusi ini. Sang istri tercinta, kata Budiaman, selalu aktif memotivasi untuk selalu amanah dan profesional. Ia pun memaknai seorang [...]

Jabatan Adalah Amanah

H Budiaman Sanusi (50) memaknai jabatan sebagai amanah yang akan dipertanggung jawabkan dunia dan akhirat. Oleh karena itu ia sebisa mungkin berintegritas dan kredibilitas. Pria kelahiran Garut ini memahami sebagai aparatur sipil negara (ASN) harus siap mengabdi dengan totalitas dan melayani masyarakat dengan segenap hati. Prinsip itu terbentuk saat Budiaman menimba ilmu di Institut Pemerintahan [...]

Ingin Melahirkan Pemimpin Lebih Baik

Nida Noervika Dewi SPd dalam memimpin di SMA IT Ishlahul Ummah memakai konsep Pembelajaran Abad 21 dengan 4C yaitu; critical thinking, creativity, collaboration and communication. Tujuannya untuk mencetak generasi unggul dan berkarakter. Dia memahami pentingnya menerapkan 4C untuk warga sekolahnya, terutama kolaborasi (collaboration). Oleh karena Nida terus mengajak guru agar mau kerja sama tim dalam [...]

Senang Menolong dan Bermanfaat untuk Sesama

Nida Noervika Dewi SPd (50) ingin hidupnya tidak ingin sia-sia. Oleh karenanya, dia merasa senang bisa bermanfaat untuk orang banyak, dengan melakukan pengabdian di dunia pendidikan dengan penuh ketulusan dan keikhlasan. Perempuan kelahiran Tasikmalaya ini serius menjadi tenaga pendidik setelah lulus dari SMAN 1 Tasikmalaya lulus 1988. Wujud keseriusannya melanjutkan di perguruan tinggi Institut Teknologi [...]

Pembuka Hidayah

TASIK - Pembuka Hidayah, demikian judul novel terbaru karangan Fauz Noor Zaman. Selepas menulis dua novel: Ajengan Sukamanah dan Ajengan Sukahideng, kali ini ia mengangkat novel Biografi Uwa Ajengan KH. Choer Affandi. Ketika kami berkunjung dan bertanya, kenapa judulnya ”Pembuka Hidayah”, Fauz menjawab singkat, Miftahul-Huda adalah pesantren yang didirikan Uwa Ajengan. Bagi Kiai Fauz, sosok [...]

Membentuk Siswa Mandiri dan Terampil

Memiliki kemampuan berbisnis, Endang Ramdon SPd, Kepala Sekolah Luar Biasa Negeri Tamansari bertekad membentuk siswa berkebutuhan khusus menjadi mandiri dan terampil sehingga memiliki daya saing. Lewat pengalaman yang produktif itu, ia pun membawa visi besar untuk anak berkebutuhan khusus (ABK) bisa memiliki kemampuan keterampilan hidup. Hal itu Endang wujudkan dengan SLB berbasis vokasi sejak menjadi [...]

Mandiri dan Kerja Keras

Endang Romdon SPd mempunyai prinsip hidup melihat, mendengar dan melakukan. Hal itu, diterapkannya bekerja dan berbisnis. Pria kelahiran Kabupaten Ciamis inidilahirkan di keluarga yang sederhana. Hal itu yang membuat semasa kecilnya ia hidup penuh perjuangan untuk melanjutkan pendidikan. ”Sejak sekolah menengah pertama saya itu sambil bekerja menjadi buruh petik kelapa, cengkeh, dan nyuci mobil,” katanya [...]