Sebanyak 12 Tim Sudah Bertanding di Kompetisi Askab PSSI Kabupaten Tasikmalaya

Kualitas Pemain Mulai Terlihat Saat Kompetisi

BERTANDING. Dua tim bertanding dalam Kompetisi Askab PSSI Kabupaten Tasikmalaya di Lapang Brigif Raider 13 Galuh, Tawang, Kota Tasikmalaya, Jumat-Minggu (26-28/3/2021).

TASIK – Minggu pertama penyeleng­gara­an Kompetisi Askab PSSI Kabu­pa­ten Tasikmalaya, sebanyak enam pertan­dingan sudah dilaksanakan di Lapang Brigif Raider 13 Galuh, Tawang, Kota Tasikmalaya.

Dari 12 tim yang berlaga dalam kompetisi antarklub itu, enam di antaranya sudah lolos ke babak berikutnya.

Ketua Pelaksana Kompetisi Askab PSSI Kabupaten Tasikmalaya Adi Herdiansyah SPd mengakatan, minggu pertama ini 12 tim bertanding yaitu DMR, Perkasa Muda, Tunas Karya, Persim Manonjaya, Bupal Karangnunggal, Putera Bojonggambir, Persika Cikatomas, Persekac Cibalong, Malitas Parungponteng, Batas Junior Cikalong, Putra Batara Padakembang dan Persinga Singaparna.

”Enam pertandingan sudah kita laksanakan dari 40 pertandingan yang kita rencanakan,” kata Adi kepada Radar, Senin (29/3/2021).

Rencananya sebelum bulan Ramadan, ada 12 pertandingan yang diakhiri pada tanggal 9 April mendatang.
“Pertandingan selanjutnya akan kita laksanakan setelah Lebaran nanti,” kata dia.

Adi menilai, meski baru enam pertandingan pada kompetisi tersebut, panitia sudah melihat kualitas para pemain.

“Yang paling terlihat dominan potensi yakni dari tim Persinga Singaparna. Meskipun tim lainnya sama-sama bagus, itu dilihat dari assist-assist yang diberikan oleh pemain saat main,” kata Adi menjelaskan.

Menurut Adi, salah satu tujuan dari Kompetisi Askab PSSI Kabupaten Tasikmalaya untuk menumbuhkan bakat atlet.

“Apalagi untuk usia muda memang ada kelanjutannya, yakni ikut Piala Soeratin, sedangkan usia dewasa akan ikut pada seleksi tim nasional, liga tiga dan berkesempatan masuk tim BK Porprov,” kata dia.

Adi berharap pada akhir pertandingan nanti, akan lahir para pemain berkualitas.
“Mudah-mudahan kualitas atlet sepak bola di Kabupaten Tasikmalaya terus meningkat,” ujar dia berharap.
Ketua Askab PSSI Kabupaten Tasikmalaya, Juandi SKm, sebelumnya, mengatakan Kompetisi Askab PSSI Kabupaten Tasikmalaya merupakan tahapan kompetisi kelompok usia kelahiran tahun 2001 sampai 2004.

“Diselipkan juga pemain yang memang potensial untuk kelahiran tahun 2005, itu dibatasi hanya 5 pemain di setiap tim,” katanya kepada Radar, Jumat (26/3/2021).

“Pertandingan dilaksanakan setiap hari Jumat, Sabtu dan Minggu,” kata dia menambahkan.
Pertandingan kompetisi tersebut akan berhenti sementara selama Ramadan nanti dan dilanjutkan setelah Lebaran. “Pertandingan akan dilaksanakan sebanyak 14 kali sebelum bulan Ramadan,” kata dia.

Untuk kompetisi internal Askab, kata Juandi, diikuti 41 tim. “Mudah-mudahan di akhir nanti memunculkan atlet sepak bola yang berpotensi,” kata dia.

Tujuan utama dari kompetisi Askab PSSI Kabupaten Tasikmalaya yaitu melaksanakan amanat kongres PSSI tahunan dan menjaring atlet yang berpotensi.

“Ada tiga kompetisi yang akan di laksanakan tahun ini diantaranya kompetisi internal, usia 2001, usia 13 tahun dan 15 tahun,” ujar dia.
Selain itu juga bertujuan untuk mengukur sejauh mana kemampuan para atlet dalam proses pembinaan di usia menjelang profesional. “Ini juga bagian dari tahapan pengisian atlet potensial untuk mengisi BK Porprov,” kata dia.
Nantinya, para pemain yang memang potensial itu akan direkomendasikan dan mengikuti tim BK Porprov, melalui tim penilai yang sudah disediakan oleh Askab PSSI Kabupaten Tasikmalaya. “Karena saat ini memang masih ada proses seleksi degradasi di tim BK Porprov yang dalam proses training center saat ini,” kata dia.
Karena pendaftaran BK Porprov tersebut mulai pendaftaran pada bulan April mendatang, diharapkan masih ada pemain yang memang masuk tim inti BK Porprov. “Meskipun nantinya diterima tidaknya yang direkomendasikan itu tergantung kepala pelatih BK Porprov,” kata dia.
Di samping itu, kompetisi tersebut juga untuk melihat sejauh mana potensi atlet, yang memang tidak terlihat dalam seleksi sebelumnya atau tidak bisa ikut.
“Kami juga memberikan kesempatan bagi atlet yang memang berpotensi, intinya masih ada kesempatan untuk masuk tim inti kalau memang berpotensi,” ujar Juandi.
Kompetisi tersebut, karena bagian dari pembinaan tim atau pemain sepak bola dan meningkatkan kualitas atlet sepak bola di Kabupaten Tasikmalaya. “Mudah-mudahan sepak bola lebih maju di Kabupaten Tasikmalaya,” katanya.
Juandi menjelaskan, dalam pertandingan ini akan diambil pemain terbaik dengan juara 1, 2 dan 3. “Bagi tim yang juara akan mendapatkan trofi dan uang pembinaan,” kata dia.
Menurut dia, bila dalam pertandingan internal tersebut ditemukan pemain yang potensial, akan direkomendasikan masuk tim BK Porprov Jabar.
“Akan disesuaikan dengan usia, karena ada Piala Soeratin dan lainnya termasuk yang usia 13 dan 15 tahun akan diikutsertakan pada ajang turnamen Tingkat Provinsi dan seterusnya,” kata dia. (ujg)

Be the first to comment on "Kualitas Pemain Mulai Terlihat Saat Kompetisi"

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: