Baru Sosialisasi, Belum Eksekusi

Baru Sosialisasi, Belum Eksekusi
KOLABORASI. Tim gabungan Satpol PP, Dinas Perhubungan dan Dinas KUMKM Perindag melakukan sosialisasi ke PKL dan juru parkir di kawasan Jalan HZ Mustofa dan Jalan Cihideung, Senin (25/7/2022).
0 Komentar

Menurutnya, saat ini progres pekerjaan fisik di dua ruas pusat kota terbilang lancar. Semua instansi terkait, sudah diinstruksikan bergerak, supaya rencana penataan bisa berlangsung sesuai harapan. “Insya Allah Oktober sudah selesai, sebelum hari jadi. Saya sudah perintahkan instansi terkait terkait penataan kota itu untuk bergerak,” katanya di bale kota, Senin (25/7/2022).

Tidak hanya instansi pemerintahan, ia pun meminta pedagang yang masih berada di lokasi pekerjaan fisik tidak berada di area tersebut selagi aktivitas konstruksi berlangsung. “Supaya progres fisik bisa tuntas secepatnya dan lancar. Agar hasil penataan segera diketahui bersama, yang masih ada di sana saya minta keluar dulu semua dari titik awal,” pintanya.

Ia khawatir ketika masih beraktivitas pedagang di tengah konstruksi berlangsung, terjadi hal yang tidak diinginkan. Salah satunya rentan jatuh ke gorong-gorong yang tengah digali pelaksana proyek. “Kalau jatuh, jadi persoalan kami. Jadi mereka dikeluarkan, parkir juga ditata lagi. Sekarang juga sudah dilakukan rekayasa lalu lintas. Jalan Pemuda dioptimalkan untuk tempat parkir,” katanya.

Baca Juga:Manulife dan Bank DBS Hadirkan Manfaat Perlindungan Seumur HidupM Husein Fadlulloh Bagikan 25 Ekor Sapi Kurba

Yusuf menuturkan, selagi aktivitas konstruksi sedang berjalan, jangan ada yang berdagang atau parkir di jalur tersebut. Ia memastikan, usai pelaksanaan kegiatan nanti masyarakat dan pedagang bakal diakomodir kembali di ruas itu, dan diprioritaskan bagi warga dalam kota.

“Jangan khawatir, masyarakat dan pedagang, itu akan selesai dan pedagang akan tetap kami akomodasikan. Kami sedang data pedagangnya. Kami prioritaskan untuk warga Tasikmalaya,” tegas Yusuf.

Pemkot sendiri, tegas dia, tidak berencana merelokasi sementara para pedagang. Hanya saja, silakan cari tempat di luar area pekerjaan sementara waktu. “Yang penting tak jualan di badan jalan. Kalau masih bandel, nanti akan berhubungan dengan Satpol PP,” kata orang nomor satu di Kota Tasikmalaya itu.

Yusuf menceritakan pada pelaksana­annya, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Tasikmalaya di Jalan HZ telah mengeruk lajur sebelah kiri dari Taman Kota. Box culvert telah tertanam di beberapa titik tersebut.
Namun, di titik pengerjaan ia pun mengaku sempat kaget. Sebab, di bawah Jalan HZ Mustofa ternyata ada aliran su­ngai yang puluhan tahun tertutup aspal ja­lan.

0 Komentar