TASIK, RADSIK – Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Tasikmalaya Aang Budiana mengatakan, pihaknya terus memantau perkembangan penanganan pencemaran Sungai Cikunten akibat pembangunan dan pelabaran Jalan Cidugaleun-Parentas Kecamatan Cigalontang. Pasalnya, dalam monitoring dan evaluasi (monev) sudah ada kesepakatan untuk penanganannya.

“Saya sudah menanyakan ke dinas terkait terkait respons hasil kesepakatan kemarin. Alhamdulillah informasinya pemborong sedang mencari bambu haur sesuai dengan kesepakatan kemarin. Jadi itu akan panjang, enggak tau satu toronton enggak tau sebanyak apa bambunya, tapi intinya sudah ada respons dan kita pantau saja terus,” ujarnya saat dihubungi Radar, tadi malam.

Kemudian, lanjut dia, pemasangan bambu ini untuk menanggulangi yang dikhawatirkan terjadinya hujan cukup lebat, sehingga pergerakan tanah yang ada pengerasan di atas itu bisa tertahan tidak sampai masuk sungai. “Memang rasional sebetulnya, itu hasil kajian dari BPBD. Karena ini kan bukan bencana, kalau BPBD mungkin hanya merekomendasikan untuk tindakan preventif,” kata dia.

Baca selengkapnya, khusus pelanggan Epaper silakan klik, Login

Belum berlangganan Epaper? Silakan klik Daftar!

 

%d blogger menyukai ini: