Terapkan Sistem Smart Hospital

0 Komentar

Direktur Utama PT Graha Kardia Indonesia Dr dr Jusuf Rachmat SpB, SpB, TKV, MARS menyampaikan Rumah Sakit Jantung Tasikmalaya adalah wujud partisipasi aktif swasta dalam melayani kesehatan masyarakat. Utamanya kondisi penyakit jantung masih masalah, karena menyebabkan kematian yang paling tinggi.
Tetapi masyarakat dalam mencari rumah sakit jantung susah. Harus ke Jakarta ataupun ke luar negeri. Hal itu berkaitan dengan fasilitas kesehatan di Indonesia masih terbatas, penyebabnya karena peralatan kesehatan mahal dan sumber daya manusia (SDM) kurang. “Adanya partisipasi aktif dari swasta ini, peduli terhadap masyarakat yang memiliki penyakit jantung. Sehingga lebih mudah mendapatkan pengobatan,” ujarnya.
Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum meminta agar Rumah Sakit Jantung Tasikmalaya terus memberikan pelayanan prima dalam kesehatan. Dengan begitu, dapat membantu pembangunan dan meningkatkan derajat kesehatan di Tasikmalaya dan sekitarnya. “Berikan pelayanan publik harus secara prima dalam bidang kesehatan,” katanya.
Kemudian, dengan Rumah Sakit Jantung Tasikmalaya menggunakan alat kesehatan yang canggih. Itu bentuk sarana-prasarana wajib sekarang untuk mengobati masyarakat. “Lebih bagus alat kesehatan yang canggih, untuk mudah meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” ujarnya.
Wali Kota Tasikmalaya Muhammad Yusuf mendukung adanya Rumah Sakit Jantung Tasikmalaya dalam peningkatan layanan kesehatan bagi masyarakat. Mengingat angka kematian penyakit jantung menduduki pertama, hal ini menjadi ancaman.  “Oleh karenanya berdirinya Rumah Sakit Jantung Tasikmalaya diharapkan bisa menolong dan dapat memberikan fasilitas kesehatan dari semua kalangan masyarakat,” katanya.
Kemudian, ia pun meminta tenaga medis terus meningkatkan semangat dalam bertugas dan menunjukkan sikap ramah tulus serta ikhlas. “Dengan begitu, masyarakat lebih terlayani dan nyaman saat berobat,” ujarnya. (riz)
[/membersonly]
Belum berlangganan Epaper? Silakan klik Daftar!

Laman:

1 2
0 Komentar