Salah satu upaya yang dijalankan Dispusipda Kota Tasikmalaya adalah layanan Si UDIN atau Literasi Usia Dini. Program yang berlangsung pada 13 Oktober hingga 5 November 2026 tersebut telah melibatkan 16 PAUD dan TK dengan jumlah peserta mencapai 607 anak.
Melalui kegiatan mendongeng, anak-anak diperkenalkan pada buku sekaligus diajak mengembangkan kemampuan berbahasa dan imajinasi. Program tersebut menjadi salah satu pendekatan untuk mendekatkan aktivitas literasi kepada anak sejak usia dini.
Ia berharap berbagai layanan dan kegiatan literasi tidak berhenti pada penyelenggaraan program, tetapi benar-benar dimanfaatkan masyarakat. Menurutnya, keberhasilan gerakan literasi perlu dilihat dari jangkauan pelayanan dan manfaat yang dirasakan warga.
Baca Juga:STC MORO UDANG: Vespa Tua Menjemput Udang Segar di CikalongPohon Tumbang di Jalan Cinehel Timpa Dua Kios, Atap 15 Bangunan Ikut Rusak
“Ukuran keberhasilan kita bukan semata-mata banyaknya kegiatan, melainkan juga bagaimana layanan perpustakaan digunakan, bagaimana kegiatan menjangkau warga, dan bagaimana hasilnya tercatat dengan baik,” pungkasnya. (Fitriah Widayanti)
