Berdasarkan informasi terakhir, tim khusus Gegana masih dalam perjalanan menuju lokasi untuk mengidentifikasi dan mengevakuasi benda tersebut.
Polisi belum memastikan apakah benda itu benar-benar granat mortir, amunisi militer, atau material lain. Begitu pula dengan kondisi dan tingkat bahayanya.
Kepastian baru bisa diperoleh setelah tim ahli melakukan pemeriksaan langsung.
Temuan ini menjadi pengingat bahwa kawasan pesisir bukan hanya menyimpan potensi wisata dan sumber penghidupan, tetapi juga bisa menyisakan benda berbahaya dari masa lalu. Karena itu, rasa ingin tahu warga jangan sampai berubah menjadi petaka. (deni nurdiansah)
