TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Pemerintah Kecamatan Culamega berkolaborasi dengan Himpunan Peternak Domba dan Kambing Indonesia (HPDKI), KNPI, serta Muspika Culamega menggelar Pesta Patok di Lapang Cibaros, Desa Cikuya, Kecamatan Culamega, Jumat (30/10/2026).
Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda tingkat Kecamatan Culamega tersebut diikuti 150 peternak domba dan kambing. Sejumlah kategori perlombaan dipertandingkan, yakni Petet, Raja Kasep, Ratu Bibit, dan Kambing Lokal.
Tidak hanya menjadi ajang pelestarian peternakan, kegiatan ini juga diarahkan untuk mendorong perputaran ekonomi masyarakat. Panitia turut menghadirkan pasar murah dan Gebyar UMKM agar pelaku usaha kecil dan pedagang lokal mendapatkan manfaat ekonomi dari kegiatan tersebut.
Baca Juga:Puluhan Ribu Jemaah Larut dalam Tasikmalaya Bershalawat di Alun-Alun ManonjayaAnggota DPRD Iyam Maryani: Perkuat Pengawasan Anak, Kasus Gadis Bantarkalong Tasikmalaya Jadi Peringatan
Camat Culamega Uu Saeful Uyun mengatakan, Pesta Patok Domba Garut memiliki tujuan penting, yakni menjaga kelestarian genetik sekaligus mempertahankan budaya peternakan lokal. Namun, di tengah kondisi ekonomi yang belum menguntungkan, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk memperkuat ekonomi masyarakat.
“Maka kegiatan ini untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di masyarakat, karena trend saat ini beternak domba garut paling tahan secara ekonomi dan menjanjikan secara bisnis ketika UMKM sedang lesu,” ungkap Uu.
Menurut dia, domba Garut memiliki nilai ekonomis tinggi sehingga berpotensi menjadi salah satu sumber penguatan ekonomi masyarakat, khususnya para peternak.
Ke depan, Uu berharap peternak dapat mengembangkan usaha secara lebih inovatif dan tidak hanya bergantung pada sektor peternakan. Mereka didorong mengombinasikan usaha ternak dengan kegiatan produktif lainnya, seperti berkebun sayuran, agar memiliki sumber pendapatan yang lebih beragam.
Uu menilai, keberhasilan kegiatan tersebut tidak terlepas dari kolaborasi Pemerintah Kecamatan Culamega, KNPI, HPDKI, Muspika, serta tokoh masyarakat.
“Kami Mendorong KNPI agar dalam momentum Sumpah Pemuda ini KNPI lebih berkontribusi terhadap potensi lokal sehingga memberi dampak secara ekonomi kepada masyarakat luas,” kata Uu.
Ia berharap Pesta Patok dapat menjadi momentum kebangkitan ekonomi masyarakat melalui pengembangan sektor peternakan domba dan kambing. Selain memberikan motivasi kepada peternak, kegiatan tersebut diharapkan mampu mendorong potensi ekonomi lokal agar semakin berkembang.
