CIAMIS, RADARTASIK.ID – PT Mitra Bisnis Keluarga (MBK)-Ventura terus mendorong pemberdayaan perempuan dari keluarga berpenghasilan rendah melalui peningkatan literasi keuangan. Salah satunya dengan menggelar kegiatan Literasi dan Edukasi Keuangan Keluarga di Aula Kecamatan Rancah, Kamis (29/10/2026).
Kegiatan tersebut diikuti 50 nasabah dan melibatkan unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Rancah. Hadir di antaranya Camat Rancah Nia Kurniawan, S.Pi., perwakilan KUA Rancah H Udin, Kepala Desa Situmandala Warja Juliana, serta perwakilan Desa Rancah Dedi Hidayat, A.Md.
Assistant Regional Manager PT MBK-Ventura Faizah menjelaskan, MBK-Ventura merupakan lembaga pembiayaan yang bergerak di bidang keuangan mikro sejak 2004 dan terdaftar serta diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Baca Juga:Puluhan Ribu Jemaah Larut dalam Tasikmalaya Bershalawat di Alun-Alun ManonjayaAnggota DPRD Iyam Maryani: Perkuat Pengawasan Anak, Kasus Gadis Bantarkalong Tasikmalaya Jadi Peringatan
Karena itu, perusahaan berkewajiban memberikan literasi dan edukasi keuangan kepada masyarakat agar memiliki pengetahuan, keterampilan, dan keyakinan dalam mengelola keuangan secara bijak demi mencapai kesejahteraan dan kebebasan finansial jangka panjang.
“Makanya kita melakukan edukasi keuangan keluarga kepada 50 nasabah dan Muspika Rancah,” katanya kepada Radar, Kamis (29/10/2026).
Faizah menjelaskan, edukasi tersebut memiliki sejumlah tujuan. Pertama, membantu masyarakat menghindari jeratan utang dengan memahami perbedaan kebutuhan dan keinginan, sekaligus mengenali risiko pinjaman online ilegal. Kedua, meningkatkan kewaspadaan terhadap penipuan, termasuk investasi bodong. Ketiga, mendorong persiapan masa depan melalui pengembangan usaha agar kondisi keuangan keluarga lebih berkelanjutan.
“Tujuan dari acara tersebut agar nasabah lebih bijak dalam mengambil pinjaman, tidak berlebih, mengatur keuangan keluarga, jangan menjadi nasabah joki serta jangan tertipu dengan adanya investasi bodong dan lainnya,” ujarnya.
Selain memberikan edukasi keuangan, Faizah menyampaikan bahwa MBK-Ventura menerapkan sistem pembiayaan kelompok dengan mekanisme tanggung renteng. Nasabah dibagi ke dalam kelompok-kelompok kecil yang anggotanya saling mendukung dan bertanggung jawab terhadap kelancaran pembayaran angsuran.
Melalui kegiatan ini, nasabah diharapkan semakin cermat dalam mengambil keputusan keuangan, menghindari pinjaman berlebihan, serta mampu mengelola keuangan keluarga dan mengembangkan usaha secara berkelanjutan. (riz)
