Kontingen Kabupaten Tasikmalaya Dilepas untuk Porprov Jabar 2026, Bupati Janjikan Bonus Medali Emas Rp100 Juta

Porprov jAbar
Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin melepas ratusan atlet untuk mengikuti Porprov Jabar 2026, Rabu 28 Oktober 2026. (Radika Robi Ramdani/Radar Tasikmalaya)
0 Komentar

Kebijakan tersebut juga menjadi evaluasi atas pengalaman pada Porprov sebelumnya, ketika atlet peraih medali emas berpindah atau tidak lagi memperkuat Kabupaten Tasikmalaya setelah mendapat tawaran dari daerah lain.

“Untuk Porprov Kabupaten Tasikmalaya tahun ini, semuanya menggunakan atlet lokal. Tidak ada impor, semua atlet binaan sendiri,” tegasnya.

Menurut Erry, medali bukan satu-satunya ukuran keberhasilan. Ia menilai, prestasi yang diraih atlet binaan sendiri memiliki nilai strategis karena dapat menjadi fondasi bagi pembinaan dan regenerasi atlet pada kejuaraan berikutnya.

Baca Juga:Puluhan Ribu Jemaah Larut dalam Tasikmalaya Bershalawat di Alun-Alun ManonjayaAnggota DPRD Iyam Maryani: Perkuat Pengawasan Anak, Kasus Gadis Bantarkalong Tasikmalaya Jadi Peringatan

“Kadang orang bertanya, lebih bangga mana kita dapat medali emas, tetapi atletnya orang luar yang kita bayar, setelah dibayar dapat bonus terus pergi? Tapi kalau atlet lokal misalkan kita dapat perak, mending perak atlet lokal atau mending emas tapi atletnya setelah dapat bonus kabur?” ujarnya.

Meski mengutamakan atlet lokal, KONI tetap menetapkan target perolehan 26 medali emas. Erry menjelaskan, target internal tersebut disusun berdasarkan laporan dan pemetaan potensi dari para pimpinan cabor, termasuk peluang atlet meraih medali emas.

“Kita diamanati untuk 10 besar. Okelah kita 10 besar, tapi kita tetap mengukur pada potensi kemampuan atlet. Saya di internal KONI menargetkan 26 medali emas,” ungkapnya.

Erry berharap target tersebut menjadi acuan bagi pengurus cabor dan pelatih untuk memaksimalkan persiapan atlet. Namun, ia belum membeberkan rincian target medali emas, perak, dan perunggu untuk setiap cabor karena berkaitan dengan strategi dan kesiapan kontingen.

“Ini berdasarkan hasil dari laporan para pimpinan cabor. Mohon doa restunya, mudah-mudahan ini berjalan lancar dan menjadi sukses bagi kita semua,” katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Tasikmalaya Asep Sopari Al-Ayubi meminta kontingen memperbaiki capaian Kabupaten Tasikmalaya dibandingkan Porprov sebelumnya. Ia mengingatkan, Kabupaten Tasikmalaya sempat menempati peringkat kedelapan pada Porprov 2018, tetapi merosot ke posisi ke-16 pada Porprov 2022.

Catatan tersebut, menurut Asep, harus menjadi bahan evaluasi sekaligus motivasi bagi KONI, pengurus cabor, pelatih, dan atlet untuk meningkatkan prestasi pada Porprov XV Jawa Barat.

0 Komentar