Genjot Pelatihan SDM, Disnaker Kabupaten Ciamis Siapkan Tenaga Kerja Sesuai Kebutuhan Industri

Disnaker ciamis
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Ciamis Dase Fadlil Yusdy Mubarak (berbaju biru) mendampingi Bupati Ciamis Herdiat Sunarya saat menghadiri program Tailor Made Training (TMT) di PT CGU, Desa Handapherang, Kecamatan Cijeungjing, Senin (26/10/2026). (Istimewa)
0 Komentar

CIAMIS, RADARTASIK.ID – Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Ciamis terus meningkatkan daya saing sumber daya manusia (SDM) melalui berbagai program pelatihan kerja. Program tersebut diarahkan untuk membekali pencari kerja dengan keterampilan yang sesuai kebutuhan dunia usaha dan industri.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Ciamis Dase Fadlil Yusdy Mubarak mengatakan, Pemkab Ciamis terus mencetak tenaga kerja siap pakai melalui Bidang Pelatihan dan Produktivitas serta UPTD Latihan Kerja.

Pada 2026, Bidang Pelatihan dan Produktivitas menargetkan 240 peserta. Hingga saat ini, sebanyak 146 orang telah mengikuti pelatihan, terdiri atas 114 peserta yang dibiayai APBD dan 32 peserta melalui Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).

Baca Juga:Puluhan Ribu Jemaah Larut dalam Tasikmalaya Bershalawat di Alun-Alun ManonjayaAnggota DPRD Iyam Maryani: Perkuat Pengawasan Anak, Kasus Gadis Bantarkalong Tasikmalaya Jadi Peringatan

“Sejumlah 114 peserta yang dibiayai melalui APBD dan 32 peserta melalui Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Pelatihan tersebut mencakup bidang kuliner untuk mendukung kebutuhan program Makan Bergizi Gratis (MBG), kuliner umum, menjahit, dan tata rias,” katanya kepada wartawan, Senin (26/10/2026).

Sementara itu, UPTD Latihan Kerja menargetkan 256 peserta. Hingga kini, sebanyak 184 orang telah mengikuti pelatihan dengan dukungan anggaran APBN sebesar Rp 891.018.000.

“Materi yang diberikan meliputi pembuatan roti, minuman berbasis kopi, perawatan sepeda motor, menjahit, pembuatan jajanan pasar, dan pembuatan konten,” ujarnya.

Selain pelatihan reguler, Pemkab Ciamis berkolaborasi dengan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Bandung serta PT Chihaya Global Utama (CGU) menggelar pelatihan kerja berbasis industri melalui program Tailor Made Training (TMT). Program ini menargetkan 200 peserta yang dibagi dalam dua angkatan.

“Kolaborasi Pemkab Ciamis, BBPVP Bandung, dan PT CGU melalui Tailor Made Training menjadi salah satu langkah untuk mempertemukan kebutuhan industri dengan kemampuan tenaga kerja lokal. Saat ini baru sebanyak 96 peserta mengikuti angkatan pertama dengan materi yang disesuaikan dengan kebutuhan industri,” katanya.

Dase menegaskan, berbagai program pelatihan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kompetensi pencari kerja sekaligus menjawab kebutuhan tenaga kerja di daerah.

“Tentunya pelatihan diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh keterampilan yang dibutuhkan dunia usaha, sekaligus mendukung ketersediaan tenaga kerja bagi perusahaan yang berkembang di daerah,” ujarnya. (riz)

0 Komentar