Asep berharap masyarakat tidak mengabaikan potensi perkembangbiakan nyamuk, meskipun peningkatan kasus belum terjadi. Menurutnya, pemberantasan sarang nyamuk secara rutin menjadi salah satu langkah penting untuk menekan risiko penularan DBD.
“Jangan menunggu ada warga yang terkena DBD baru bergerak. Lebih baik kita melakukan pencegahan sejak sekarang dengan menjaga kebersihan lingkungan dan rutin memeriksa tempat-tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk,” pungkasnya. (ujg)
