CIAMIS, RADARTASIK.ID – Keterbatasan fiskal Kabupaten Ciamis membuat dukungan pemerintah pusat menjadi penting dalam meningkatkan kualitas infrastruktur pendidikan. Program Nasional Revitalisasi Sekolah yang digulirkan melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menjadi salah satu solusi untuk menghadirkan fasilitas belajar yang layak tanpa sepenuhnya membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Salah satu sekolah yang menerima manfaat program tersebut adalah SDN 2 Margaharja, Kecamatan Sukadana. Perbaikan bangunan sekolah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam pemerataan akses terhadap sarana pendidikan yang aman, nyaman, dan memadai.
Bupati Ciamis Herdiat Sunarya mengatakan, peresmian hasil revitalisasi SDN 2 Margaharja diharapkan dapat meningkatkan kualitas lingkungan belajar sekaligus mendukung proses pembelajaran yang lebih optimal.
Baca Juga:Puluhan Ribu Jemaah Larut dalam Tasikmalaya Bershalawat di Alun-Alun ManonjayaAnggota DPRD Iyam Maryani: Perkuat Pengawasan Anak, Kasus Gadis Bantarkalong Tasikmalaya Jadi Peringatan
“Dukungan pemerintah pusat tersebut diharapkan menjadi pijakan untuk memperkuat mutu pendidikan sekaligus menyiapkan generasi penerus yang mampu menghadapi tantangan masa depan,” katanya saat memberikan sambutan dalam peresmian SDN 2 Margaharja yang merupakan bagian dari Program Nasional Revitalisasi Sekolah dari pemerintah pusat, Jumat (16/10/2026).
Herdiat mengapresiasi perhatian pemerintah pusat terhadap peningkatan kualitas pendidikan, termasuk di Kabupaten Ciamis. Menurutnya, program revitalisasi sekolah sejalan dengan Asta Cita Presiden, khususnya dalam pembangunan sumber daya manusia melalui sektor pendidikan.
“Terima kasih dan penghargaan kepada Bapak Presiden yang telah memberikan perhatian besar terhadap dunia pendidikan. Ini merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah pusat, termasuk bagi sekolah-sekolah di Kabupaten Ciamis,” ujarnya.
Ia menambahkan, bantuan tersebut sangat berarti bagi daerah di tengah keterbatasan kemampuan keuangan. Melalui dukungan pemerintah pusat, perbaikan fasilitas pendidikan dapat dilakukan tanpa sepenuhnya mengandalkan APBD Kabupaten Ciamis.
“Sebab, di tengah keterbatasan kemampuan keuangan daerah, bantuan revitalisasi sekolah yang dinilai menjadi solusi penting untuk meningkatkan kualitas fasilitas pendidikan tanpa membebani APBD Kabupaten Ciamis sepenuhnya,” tambahannya.
Herdiat menegaskan, pembangunan sektor pendidikan merupakan investasi jangka panjang untuk mempersiapkan Generasi Emas Indonesia 2045. Target tersebut, kata dia, harus dipersiapkan sejak dini melalui penyelenggaraan pendidikan yang terencana dan berkelanjutan, terutama pada jenjang pendidikan dasar.
