“Bappelitbangda jangan tidur nyaman. Harus ada masterplan yang jelas dan terukur. Bikin proposal dan program penataan yang menjual supaya investor atau CSR mau masuk. Kalau perencanaannya saja kabur, bagaimana orang mau diajak kerja sama?” cetusnya keras.
Ia berharap Situ Gede dan Cibeureum tidak terus-menerus menjadi simpul wacana tahunan.
Pemkot didorong segera mengambil langkah berani dan terencana agar aset tersebut tidak hanya memenangi narasi, tetapi benar-benar menyumbang PAD dan memberi ruang publik berkualitas bagi masyarakat Kota Tasikmalaya. (ujang nandar)
