Selain mendorong UMKM, Husna juga meminta Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umroh (KBIHU) di Kota Tasikmalaya meningkatkan intensitas bimbingan manasik kepada calon jamaah haji.
Hal itu dinilai penting agar jamaah memahami tata cara dan alur pelaksanaan ibadah haji sebelum berangkat ke Tanah Suci. “Bimbingan manasik harus intens. Jangan sampai jamaah hanya mengandalkan pembimbing di sana. Mereka harus faham rukun, wajib, dan sunnah haji,” tegasnya.
Saat ini, lanjut Husna, terdapat tujuh KBIHU yang aktif di Kota Tasikmalaya. Selain itu, tercatat delapan biro perjalanan umroh yang telah terdaftar resmi di Kementerian Haji dan Umroh Kota Tasikmalaya.(Firgiawan)
