Gol tersebut membuat Jerman semakin nyaman. Bahkan, mereka sempat memperoleh peluang emas untuk menggandakan keunggulan melalui Adeyemi.
Dalam sebuah serangan balik cepat, Adeyemi berhasil mendapatkan kesempatan mencetak gol ke gawang yang sudah kosong. Namun, peluang tersebut gagal dimanfaatkan.
Setelah itu, pertandingan justru semakin berada dalam kendali Belanda.
Tetapi, secara statistik, Belanda tampil jauh lebih agresif.
Belanda melepaskan 22 tembakan sepanjang pertandingan, lebih dari dua kali lipat jumlah percobaan Jerman yang hanya mencapai 10.
Baca Juga:Deco Ungkap Alasan Barcelona Gagal Rekrut Lautaro Martinez: Inter Langsung Tutup PintuRodrigo Mora Bidik Scudetto Bersama AS Roma: “Kami Berada di Jalur yang Tepat”
Perbandingan sepak pojok juga memperlihatkan dominasi tuan rumah. Belanda mendapatkan 12 sepak pojok, sedangkan Jerman hanya satu.
Dari sisi peluang, Belanda mencatat 3,11 expected goals (xG), sementara Jerman berada di angka 1,50.
Belanda bahkan sempat dua kali mencetak gol tetapi dianulir. Salah satunya terjadi pada awal pertandingan melalui Virgil van Dijk setelah situasi sepak pojok, sedangkan gol lainnya tercipta melalui Meerdink pada babak kedua dalam situasi kemelut.
Ter Stegen harus bekerja keras untuk mempertahankan keunggulan Jerman. Beberapa penyelamatannya, termasuk satu yang dibantu tiang gawang, membuat Jerman masih mampu menjaga skor 1-0 hingga mendekati akhir pertandingan.
Jerman terlihat semakin kesulitan mempertahankan keunggulan setelah Belanda memasukkan Ruben van Bommel.
Pemain pengganti tersebut langsung memberikan energi baru dan berkali-kali merepotkan sisi kanan pertahanan Jerman.
Ter Stegen sempat menggagalkan sebuah tembakan melengkung pada penghujung pertandingan.
Namun, ia akhirnya tidak berdaya ketika Belanda mendapatkan kesempatan berikutnya.
Pada menit ke-90+1, Van Bommel mengirimkan umpan silang dari sisi kiri. Cody Gakpo menyambutnya dengan tembakan voli keras yang bersarang di gawang Jerman.
Skor berubah menjadi 1-1 dan bertahan hingga pertandingan berakhir.
Baca Juga:Ronaldo Tegas Tolak Pensiun dari Portugal: Ada Pihak yang Sudah Bertahun-tahun Mencoba Membunuh Saya Daftar Pemain Bintang yang Kontraknya Habis Musim Depan: Dari Harry Kane hingga Virgil van Dijk
Hasil imbang tersebut membuat debut Klopp belum menghasilkan kemenangan. Lebih penting lagi, pertandingan di Amsterdam memperlihatkan pekerjaan besar yang harus segera diselesaikan sang pelatih.
Masalah utama terlihat di lini belakang.
Jerman masih menggunakan garis pertahanan empat pemain yang terlihat statis. Dua bek tengah, Jonathan Tah dan Nico Schlotterbeck, juga cenderung bertahan dalam posisi yang terlalu dalam sehingga memberikan ruang kepada para penyerang Belanda.
