Ia juga berharap kondisi Nicolò Rovella tidak mengalami masalah lebih serius. Menurut Liverani, gelandang tersebut memiliki kualitas yang sangat tinggi dan masih dibutuhkan, termasuk untuk kepentingan Timnas Italia.
“Saya berharap tidak ada dampak fisik. Dia adalah pemain yang sangat, sangat kuat. Saya berharap dia bisa menyelesaikan masalahnya, juga demi kepentingan tim nasional,” tuturnya.
Selain persoalan skuad, Liverani turut membahas ketegangan antara suporter Lazio dan manajemen klub, khususnya hubungan dengan Presiden Claudio Lotito.
Menurutnya, persoalan tersebut bukan semata-mata muncul karena hasil pertandingan.
Baca Juga:Intip Debut Klopp Bersama Timnas Jerman: Ditahan Belanda 1-1, Lini Belakang Masih RapuhTotti Tak Izinkan Dybala Pakai Nomor 10 di AS Roma: “Kalian Semua Idiot”
Ia memahami bahwa ada persoalan mengenai pengelolaan klub dan hubungan antara pihak-pihak yang terlibat.
“Ini bukan protes karena hasil. Saya tahu pemikiran dan prinsip para suporter Lazio. Ini berkaitan dengan pengelolaan dan hubungan. Itu adalah fakta,” ujar Liverani.
Ia khawatir jika masing-masing pihak tetap bertahan pada posisinya, dampak terbesar justru akan dirasakan tim.
“Kalau semua orang tetap berada pada posisinya masing-masing, yang paling dirugikan adalah tim. Tentu saja, langkah maju harus dilakukan oleh klub. Ini merugikan para pemainnya,” jelasnya.
Liverani juga menyoroti atmosfer pertandingan ketika Stadion Olimpico kehilangan dukungan penuh dari suporter.
“Tidak mungkin bermain sepak bola tanpa suporter. Melihat Olimpico kosong benar-benar menyentuh hati. Sebaliknya, melihat atmosfer yang kami saksikan ketika Lazio bermain tandang justru membuat bangga,” katanya.
Bagi Liverani, persoalan antara klub dan suporter pada akhirnya tidak hanya menyangkut hubungan di luar lapangan.
Baca Juga:Deco Ungkap Alasan Barcelona Gagal Rekrut Lautaro Martinez: Inter Langsung Tutup PintuRodrigo Mora Bidik Scudetto Bersama AS Roma: “Kami Berada di Jalur yang Tepat”
Ketika konflik berlarut-larut dan stadion kehilangan atmosfernya, para pemain serta tim menjadi pihak yang ikut merasakan dampaknya.
Karena itu, di tengah perdebatan mengenai keputusan Gattuso dan penolakan terhadap Icardi, Liverani menegaskan pentingnya memberikan ruang kepada pelatih untuk menjalankan pilihannya.
Bagi mantan gelandang Lazio tersebut, keputusan seorang pelatih harus dinilai bersama hasil dan proses yang dijalaninya, bukan semata-mata berdasarkan nama besar pemain yang tidak dipilih.
