Proses pengelolaan anggaran juga ditopang sistem digital melalui SAKTI dan penggunaan tanda tangan elektronik. Setiap transaksi melewati validasi sistem serta pemeriksaan dan persetujuan secara berlapis untuk menjaga ketepatan dan akuntabilitas pencairan dana.
KPPN Tasikmalaya juga menggunakan Satker Risk Intelligence & Assistance atau SATRIA untuk membaca data pelaksanaan anggaran dan mengidentifikasi kebutuhan pendampingan satuan kerja lebih awal.
Dengan pendekatan itu, potensi kendala dalam pelaksanaan anggaran dapat diketahui berdasarkan pemetaan risiko sebelum berkembang menjadi persoalan yang menghambat penyerapan. (fwd)
