Gol yang akhirnya ia cetak pada pertandingan terakhir menjadi pengecualian.
Lucumì masih membutuhkan kepercayaan diri lebih besar untuk benar-benar menunjukkan kemampuannya. Kalulu justru dinilai mengalami penurunan dibandingkan musim sebelumnya.
Koopmeiners juga masih memperlihatkan sejumlah kelemahan yang sama, meski tetap memiliki kontribusi berupa satu gol dan satu assist.
Untuk Kolo Muani dan Woltemade, Minchiotti menilai keduanya masih mencari bentuk terbaiknya.
Baca Juga:Donyell Malen Senang Adik Iparnya Lakoni Debut untuk AS Roma: "Bangga Padamu Bobba" Viktor Gyokeres Tak Ingin Jadi Cadangan Arsenal, Agen Hubungi AC Milan
Kolo Muani sedang berusaha menemukan kembali performanya, sedangkan Woltemade belum sepenuhnya menyatu dengan permainan Juventus.
Cedera dalam jumlah besar menjadi salah satu masalah yang paling sulit diabaikan Juventus.
Kondisi tersebut bahkan membuat direktur klub, Carnevali dan Massara, harus mencari kiper berstatus bebas transfer setelah Grabara mengalami cedera.
Di tengah situasi tersebut, perhatian juga diarahkan kepada Spalletti.
Minchiotti menilai pelatih Juventus itu seharusnya menghindari komentarnya mengenai Kolo Muani setelah pertandingan pertama.
“Dia tidak bermain selama dua tahun, pasti ada alasannya,” kata Spalletti saat itu.
Menurut Minchiotti, komentar tersebut kemungkinan lahir dari kekecewaan karena Spalletti tidak mendapatkan tipe penyerang tengah yang benar-benar ia inginkan.
Dampaknya, Kolo Muani justru tampil lebih buruk dalam tiga pertandingan berikutnya sebelum akhirnya menunjukkan perkembangan dalam dua laga terakhir.
Baca Juga:Amorim Minta Gelandang Kidal, AC Milan Bidik Endrick dari Real MadridJuventus Buru Kiper asal Brasil, Disiapkan untuk Gantikan Kamil Grabara
Di lapangan, Spalletti juga menghadapi tantangan besar. Komposisi skuad yang tersedia serta badai cedera membuatnya harus kembali menemukan versi terbaik dirinya.
Setelah mendapat kepercayaan dari manajemen menyusul kekalahan dari Sassuolo, Spalletti mengatakan:
“Saya tidak akan mengecewakan Carnevali dan akan menjadi apa yang dia inginkan. Saya akan berkembang,” tuturnya.
Minchiotti melihat tanda-tanda perubahan dalam dua pertandingan terakhir. Spalletti mulai bereksperimen dengan pertahanan tiga bek pada beberapa fase pertandingan dan menggunakan lini tengah dengan empat pemain.
Tetapi, menurutnya, itu belum cukup.
Saat menghadapi lawan yang lebih kuat, dengan banyak pemain cedera dan tanpa pemain bintang kelas dunia, terutama di lini depan, Spalletti dituntut mampu membuat perbedaan melalui ide dan kejeniusannya.
Minchiotti bahkan mengingatkan pada apa yang pernah dilakukan Spalletti bersama Napoli pada musim 2022/2023.
