Akan tetapi, ada fakta yang menurutnya sulit diabaikan: Juventus mengakhiri musim lalu di posisi keenam dan kini berada di peringkat ketujuh.
Lebih penting lagi, Roma dan Inter yang sejak musim lalu sudah dianggap lebih kuat dan lebih siap dibanding Juventus dinilai justru semakin memperlebar jarak setelah bursa transfer dan pertandingan-pertandingan awal musim.
Minchiotti menunjuk hasil imbang 2-2 antara Roma dan Inter di Olimpico sebagai gambaran kualitas kedua tim tersebut.
Baca Juga:Donyell Malen Senang Adik Iparnya Lakoni Debut untuk AS Roma: "Bangga Padamu Bobba" Viktor Gyokeres Tak Ingin Jadi Cadangan Arsenal, Agen Hubungi AC Milan
Pertandingan itu, menurutnya, memperlihatkan perbedaan level antara Roma asuhan Gian Piero Gasperini dan Inter besutan Cristian Chivu dengan tim-tim lain di papan atas.
Juventus, dalam penilaiannya, masih bisa bersaing dengan tim-tim lain yang saat ini berada di zona atas klasemen.
Tetapi untuk menyamai Roma dan Inter, Bianconeri dinilai masih memiliki pekerjaan besar.
Persoalan berikutnya terletak di lini depan.
Juventus memang memiliki banyak pemain yang bisa mencetak gol. Namun, masalahnya adalah tidak ada satu penyerang yang benar-benar tampil sebagai mesin gol utama.
Minchiotti menilai Juventus masih membutuhkan sosok yang mampu mencetak setidaknya 20 gol dalam satu musim.
Ia membandingkannya dengan Malen yang sudah mencetak enam gol di Serie A dan Lautaro Martinez yang telah mengoleksi empat gol.
Menurutnya, Juventus belum memiliki pemain dengan profil seperti itu.
Kondisi tersebut berkaitan dengan keputusan Juventus di bursa transfer yang kembali mendatangkan Kolo Muani dan merekrut Woltemade.
Baca Juga:Amorim Minta Gelandang Kidal, AC Milan Bidik Endrick dari Real MadridJuventus Buru Kiper asal Brasil, Disiapkan untuk Gantikan Kamil Grabara
Keduanya dinilai belum memberikan jawaban sebagai penyerang tengah murni yang bisa menjadi tumpuan utama dalam mencetak gol.
Kolo Muani mengawali musim dengan buruk sebelum menunjukkan tanda-tanda kebangkitan dalam dua pertandingan terakhir.
Sementara Woltemade masih membutuhkan waktu untuk beradaptasi dan dinilai lebih cocok sebagai second striker atau penyerang di belakang striker utama ketimbang sebagai nomor sembilan murni.
Dari sisi individu, sejumlah pemain Juventus mendapat catatan positif dari Minchiotti.
Nico Gonzalez, Douglas Luiz, Bremer, Vicario, dan Alajbegovic menjadi beberapa pemain yang dinilai paling menonjol sejauh ini.
Zhegrova juga memperlihatkan beberapa momen menjanjikan.
Sementara Conceicao disebut sering terlibat dalam permainan dan banyak menyentuh bola, tetapi masih kurang konkret dalam menghasilkan sesuatu untuk tim.
