PORSADIN pun bukan hanya menjadi ajang adu kemampuan, tetapi juga mempererat silaturahmi antar madrasah diniyah di Mangkubumi.
Dengan semangat religius yang dibalut kompetisi sehat, PORSADIN XI seolah menegaskan bahwa santri bukan generasi pinggiran.
Mereka justru tengah disiapkan menjadi generasi berilmu, bermental juara dan tetap berakhlak di tengah zaman yang terus berubah. (rezza rizaldi)
