TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Kegiatan bakti sosial kolaboratif digelar di Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (25/4/2026), dengan menyalurkan 1.100 paket sembako kepada masyarakat tidak mampu.
Bantuan tersebut disalurkan oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) bersama Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, Batalyon Infanteri TP 939/Macan Putih, dan Gandara Grup.
Selain sembako, kegiatan ini juga mencakup pembagian 100 paket cat untuk pemeliharaan dan pengecatan 100 masjid yang tersebar di wilayah Kabupaten Tasikmalaya, Garut, dan Pangandaran.
Baca Juga:Tingkatkan Kapasitas Instruktur Senam, Bidang Olahraga Disparpora Kabupaten Tasikmalaya Gelar PelatihanSerap Aspirasi Warga Tasikmalaya, Anggota DPRD Jabar Budi Mahmud Saputra Siap Kawal Pembangunan Desa
Irjen Kemendes PDT, Dr Masyhudi, menegaskan bahwa kegiatan ini mencerminkan sinergi lintas sektor dalam mendukung pembangunan desa.
“Kegiatan bakti sosial ini menjadi bagian dari upaya dalam menyukseskan program Presiden dalam membangun desa,” kata Masyhudi.
Ia menambahkan, pelaksanaan kegiatan tersebut tidak lepas dari kolaborasi antara pemerintah, TNI, dan dunia usaha. Kegiatan ini juga membawa pesan penting tentang penguatan nilai gotong royong di tengah masyarakat.
“Pemerintah terus mendorong kebangkitan desa melalui berbagai program strategis seperti Desa Ekspor, Desa Wisata, serta penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes),” terang dia.
Komandan Batalyon Infanteri TP 939/Macan Putih, Letkol Inf Deddy Setya Wijaya, menyebut kegiatan ini sebagai wujud nyata kolaborasi berbasis kebersamaan.
“Ini bukan kebetulan, tetapi bentuk sinergi yang kami bangun bersama Gandara Grup untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya, menambahkan.
Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Tasikmalaya, Dr Rubi Azhara, menilai program tersebut sangat relevan dengan kebutuhan daerah yang memiliki 351 desa.
Baca Juga:Anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya Karom Apresiasi Respons Pemda Soal Skema Gaji PPPK Paruh WaktuSSF Bersama Jampidum Menebar Kebaikan di Tasikmalaya, Bagikan Ratusan Sembako dan Santuni Anak Yatim
“Kabupaten Tasikmalaya memiliki 351 desa, sehingga program seperti ini sangat dibutuhkan dan dinantikan serta dampaknya langsung dirasakan masyarakat,” ungkap Rubi.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, TNI, dan sektor swasta mampu menghadirkan solusi konkret bagi masyarakat.
“Terimakasih atas kolaborasinya. Tantangan hari ini memberikan ruang terbuka bagi siapapun untuk menebar kebaikan dan kebermanfaatan,” kata Rubi.
Ia juga menegaskan bahwa kegiatan serupa akan terus berlanjut. “Insyaallah akan ada kegiatan-kegiatan seperti ini selanjutnya,” tambah Rubi.
Ketua PCNU Kabupaten Tasikmalaya KH Atam Rustam menyoroti peran pihak swasta dalam kegiatan sosial tersebut.
