Sabatini Yakin Inter Raih Scudetto Musim Ini: Mereka Mengubah Mimpi Buruk Jadi Mimpi Indah

Inter Milan
Ilustrasi skuad Inter Milan Foto: Tangkapan layar Instagram@inter
0 Komentar

Di lini depan, Marcus Thuram menjadi pembeda utama. Sabatini menyebut striker Prancis itu kembali ke performa terbaiknya dengan kontribusi dua gol krusial.

“Thuram benar-benar menentukan. Gol pertamanya sangat penting, sementara gol kedua menunjukkan kualitas luar biasa dari jarak jauh,” sanjungnya.

Sementara itu, Como dinilai hanya tampil menjanjikan di awal laga. Dua gol cepat mereka menunjukkan potensi, namun setelah itu permainan menjadi kurang efektif.

Baca Juga:Inter Kalahkan Como 4-3, Fabregas: Selamat, Hari Ini Mereka Memenangkan ScudettoPresiden Napoli Minta FIFA dan UEFA Bayar Rp17 Miliar Jika Pemainnya Dipanggil Timnas Sebulan

“Como hanya bagus di 30 menit awal. Setelah itu terlalu banyak permainan individual dan kurang efisien. Penalti di akhir laga hanya memperindah skor, bukan mengubah kenyataan bahwa mereka kalah,” kritik Sabatini.

Pada akhirnya, Sabatini menyimpulkan bahwa Inter telah berhasil mengubah situasi yang sebelumnya penuh tekanan menjadi peluang emas untuk juara.

“Inter mengubah mimpi buruk menjadi mimpi indah. Dari kekhawatiran Napoli bisa mendekat, kini mereka justru unggul sembilan poin dengan enam laga tersisa,” ungkapnya.

Ia bahkan menyindir penggunaan statistik modern seperti expected goals (xG), yang menurutnya tidak selalu mencerminkan kenyataan di lapangan.

“Secara xG, Inter bahkan tertinggal. Tapi mereka mencetak empat gol. Inilah keajaiban sepak bola yang tidak bisa dijelaskan angka,” pungkasnya.

Dengan keunggulan yang semakin lebar dan performa yang konsisten, Inter kini hanya tinggal menunggu waktu untuk memastikan Scudetto kembali ke tangan mereka.

0 Komentar