Inter Selangkah Lagi Raih Scudetto, Chivu Ledek Allegri dan Conte

Cristian Chivu
Cristian Chivu Foto: Tangkapan layar Instagram@inter
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Inter Milan semakin dekat dengan gelar juara Serie A setelah meraih kemenangan dramatis 4-3 atas Como.

Hasil ini membuat Nerazzurri kian kokoh di puncak klasemen dengan keunggulan sembilan poin atas Napoli dan dua belas poin dari AC Milan.

Kemenangan di Stadion Sinigaglia tersebut tidak hanya menunjukkan kualitas Inter sebagai tim papan atas, tetapi juga mental baja yang mereka miliki.

Baca Juga:Inter Kalahkan Como 4-3, Fabregas: Selamat, Hari Ini Mereka Memenangkan ScudettoPresiden Napoli Minta FIFA dan UEFA Bayar Rp17 Miliar Jika Pemainnya Dipanggil Timnas Sebulan

Sempat tertinggal dua gol di babak pertama, skuad asuhan Cristian Chivu mampu bangkit dan membalikkan keadaan dengan permainan yang lebih agresif di paruh kedua.

Meski berada di posisi sangat menguntungkan dalam perburuan gelar, Chivu justru memilih meredam euforia.

Dalam konferensi pers usai laga, pelatih asal Rumania itu menggunakan nada bercanda untuk “menyindir” pelatih-pelatih rivalnya seperti Allegri dan Conte yang kerap merendah soal target tim.

“Sukses yang menentukan? Ini menambah langkah menuju tujuan kami. Secara matematis, kami masih harus meraih poin untuk mencapai target, yaitu posisi zona Liga Champions. Saya melakukan hal yang sama seperti kolega saya, saya juga berbicara tentang itu,” ledek Chivu dengan nada ironis.

Pernyataan tersebut jelas menjadi sindiran halus kepada pelatih AC Milan dan Napoli mengingat Inter kini unggul jauh dan berada di jalur yang sangat terbuka menuju Scudetto.

Chivu mengakui bahwa laga melawan Como bukan pertandingan yang mudah.

Ia menilai lawannya tampil sangat merepotkan, terutama di babak pertama dengan intensitas tinggi dan tekanan yang konsisten.

“Pertandingan ini tidak sederhana, kami sudah tahu itu. Mereka tim yang berjuang untuk sesuatu yang penting. Di babak pertama mereka menunjukkan mobilitas, kecepatan, dan tekanan yang membuat kami kesulitan. Kami bahkan tertinggal dua gol,” jelasnya.

Baca Juga:Como Tak Pernah Kalahkan Inter, Fabregas: Kami Besok Datang untuk MenangBenarkah Andy Robertson Akan Gabung AC Milan Usai Tinggalkan Liverpool?

Namun, gol yang dicetak menjelang akhir babak pertama menjadi titik balik bagi Inter.

“Gol itu memberi kami kepercayaan diri. Di babak kedua kami meningkatkan tempo dan menunjukkan karakter. Pada akhirnya kami berhasil, meski tidak mudah,” lanjutnya.

Salah satu kunci kemenangan Inter dalam laga ini adalah efektivitas dalam memanfaatkan bola mati.

0 Komentar