Tiga Siswi SDN Perumnas Cisalak Tasikmalaya Raih Podium di Cabor Renang dan Atletik

SDN Perumnas Cisalak
para juara (foto: IST/Diolah kembali dengan AI.Gemini)
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – SDN Perumnas Cisalak berhasil menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Kecamatan Cipedes. Tiga siswa berhasil meraih podium pada cabang atletik dan renang, Rabu (8/4/2026).

Pada cabang atletik, Aufa Putri Bahari berhasil meraih Juara 1 Lari Kanga Putri dan Juara 1 Lari Formula. Ia juga menunjukkan konsistensinya di cabang renang dengan meraih Juara 2 renang 100 meter gaya dada putri serta Juara 3 renang 50 meter gaya dada putri.

Prestasi lainnya diraih Saffana Almira yang menyabet Juara 2 renang 100 meter gaya bebas putri. Sementara itu, Raisya Latusyufa Yusani turut menyumbangkan medali melalui raihan Juara 2 renang 50 meter gaya bebas, Juara 2 renang 50 meter gaya kupu-kupu, dan Juara 3 renang 50 meter gaya punggung.

Baca Juga:Agus Wahyudin Memilih Tidak Bertarung!ISU ITU CERMIN BUKAN PALU!

Capaian tersebut merupakan hasil dari proses pembinaan yang tidak singkat. Selama kurang lebih enam bulan, pihak sekolah secara konsisten melakukan latihan terarah sekaligus mempersiapkan siswa untuk menghadapi berbagai kompetisi, baik di tingkat O2SN maupun ajang lainnya.

Kepala SDN Perumnas Cisalak, Yayah Komariah MPd, menekankan bahwa keberhasilan ini tidak hanya dilihat dari jumlah medali yang diraih, tetapi juga dari proses panjang yang membentuk kemampuan sekaligus karakter siswa dalam menghadapi kompetisi.

“Capaian ini bukan hanya soal menang lomba, tetapi menjadi bukti bahwa sekolah mampu mengembangkan bakat olahraga murid, sekaligus membentuk karakter seperti sportivitas, disiplin, tanggung jawab, percaya diri, dan semangat juang,” ujarnya.

Ia menambahkan, sekolah memiliki arah pembinaan yang jelas dengan menargetkan prestasi di berbagai cabang olahraga seperti renang, atletik, pencak silat, dan sepak bola, baik di ajang O2SN maupun kompetisi lainnya.

Dalam proses tersebut, lanjutnya, siswa tidak hanya didorong untuk meraih kemenangan, tetapi juga dibentuk agar memiliki pola pikir yang sehat terhadap kompetisi.

“Juara itu bonus, kendatipun demikian target tetap ada agar menjadi motivasi,” kata Yayah.

Ia berharap capaian ini dapat menjadi inspirasi bagi siswa lain untuk terus berprestasi, sekaligus mendorong lahirnya generasi yang tidak hanya unggul secara kemampuan, tetapi juga kuat dalam karakter. (Fitriah Widayanti)

0 Komentar