Persija vs Persebaya Sarat Gengsi dan Aroma Laga Klasik, Bernardo Tavares Tingkatkan Fisik Skuad Bajul Ijo

Persija vs Persebaya Sarat Gengsi dan Aroma Laga Klasik
Persija vs Persebaya Sarat Gengsi dan Aroma Laga Klasik, Bernardo Tavares Tingkatkan Fisik Skuad Bajul Ijo. Foto: Persebaya
0 Komentar

RADARTASIK.ID— Jelang akhir pekan yang sarat gengsi, aroma laga klasik kembali menyeruak.

Persebaya Surabaya bersiap menantang Persija Jakarta pada pekan ke-27 Super League 2025/26, Sabtu (11/4) malam, di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Namun sebelum berbicara soal taktik dan strategi, perhatian utama pelatih Bernardo Tavares tertuju pada satu hal yang paling mendasar: kesiapan fisik para pemain Bajul Ijo.

Baca Juga:Persib Tegaskan Suporter Bali United Dilarang ke Stadion GBLA, Alasan dan Penyebabnya Sangat JelasFiks, Timnas Indonesia Akan Lakoni FIFA Matchday Juni 2026, 2 Pemain Grade A Baru Sedang Dibidik 

Bagi pelatih asal Portugal itu, duel besar tak hanya ditentukan oleh kualitas permainan, tetapi juga oleh kebugaran skuad yang akan turun di lapangan.

Karena itu, sepanjang pekan ini, setiap sesi latihan menjadi momen penting untuk memantau kondisi pemain satu per satu.

“Kami akan melihat perkembangan para pemain sepanjang minggu ini, apakah kondisinya cukup baik untuk dimainkan saat menghadapi Persija,” ujar Tavares.

Pernyataan itu menegaskan bahwa keputusan soal komposisi tim belum sepenuhnya final.

Bernardo Tavares ingin memastikan hanya pemain yang benar-benar berada dalam kondisi terbaik yang akan diturunkan di laga sarat tensi tersebut.

Duel melawan Persija juga menyimpan motivasi tersendiri bagi Bajul Ijo.

Pada pertemuan pertama musim ini, Persebaya harus pulang dengan kekalahan 1-3 dari Macan Kemayoran.

Hasil itu masih membekas dan menjadi bahan evaluasi penting bagi tim pelatih.

Baca Juga:Persija 3 Kali Terpeleset, Bambang Pamungkas Ungkapkan Kekecewaan kepada Skuad Macan KemayoranMenang 6 Laga Beruntun, Bhayangkara FC Tak Hanya Perpanjang Napas di Super League Tapi Memang Fantastis

Karena itu, selepas kemenangan atas Persita Tangerang, fokus latihan langsung dialihkan untuk membedah kekuatan calon lawan.

Analisis terhadap permainan Persija disebut sudah dimulai sejak sesi latihan pertama.

“Ini menjadi latihan pertama kami setelah pertandingan terakhir melawan Persita,” ujarnya.

“Kami sudah mulai menganalisis Persija. Mereka adalah tim yang kuat dan berhasil menang 3-1 pada pertemuan pertama,” jelasnya.

Bagi Bernardo Tavares, bermain di Jakarta selalu menghadirkan tantangan yang berbeda.

Atmosfer stadion, tekanan dari tribun, hingga kualitas lawan menjadi kombinasi yang membuat laga ini selalu sulit.

Terlebih, kedua tim datang dengan kepentingan yang sama: menjaga posisi di papan atas dan terus menempel jalur persaingan.

“Pertandingan melawan Persija selalu sulit. Mereka tim kuat dan sedang bersaing di papan atas,” ujarnya.

0 Komentar