Gudang Padepokan STJ di Taraju Dibakar Massa, Pemilik Padepokan Masih Dicari

padepokan di taraju dibakar massa
tangkapan layar padepokan di Taraju dibakar massa.
0 Komentar

Sementara itu, keberadaan Khobir hingga kini masih dalam pencarian. Meski demikian, aparat memastikan keluarganya dalam kondisi aman. Istri dan anak-anaknya telah lebih dulu dievakuasi ke wilayah Mangkubumi sebelum situasi membesar.

Untuk menjaga kondusivitas wilayah, Polres Tasikmalaya kini menerapkan sistem pengamanan berlapis di Kecamatan Taraju. Personel Sat Intelkam melakukan cooling system dan pemetaan situasi, sementara Bhabinkamtibmas bersama Babinsa rutin berdialog dengan warga guna mencegah munculnya aksi susulan.

Pengamanan di sekitar lokasi padepokan juga dilakukan setiap hari oleh jajaran rayonisasi polsek. Selain itu, kepolisian telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah, kejaksaan, serta Kementerian Agama untuk menelaah status aliran tersebut dari sisi hukum dan keagamaan.

Baca Juga:Pasang Reklame di Garut, Warga Ciamis Tersengat ListrikDua Nama Menguat Jelang Musda PKB Kota Tasik, Arah DPP Jadi Penentu

Saat ini, MUI Kabupaten bersama Kemenag tengah menggelar rapat intensif. Hasil pembahasan akan dibawa ke forum Bakorpakem sebagai dasar langkah hukum selanjutnya.

“Kami berada di tengah-tengah. Kami profesional dalam melakukan penegakan hukum, baik terhadap warga yang melakukan perusakan maupun terkait dugaan penistaan agama,” tegas AKBP Wahyu.

Perangkat desa bersama MUI Kecamatan Taraju juga telah menyatakan komitmen menjaga keamanan wilayah dan memastikan kejadian serupa tidak kembali terulang. Polres Tasikmalaya mengimbau masyarakat tetap tenang serta menyerahkan seluruh proses penyelesaian kepada aparat penegak hukum. (Ujang Nandar)

0 Komentar