Legenda AC Milan Takjub dengan Penampilan Marcus Thuram: Saya Bersyukur Dulu Menghadapi Ayahnya

Marcus Thuram
Marcus Thuram Foto: Tangkapan layar Instagram@inter
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Kemenangan telak 5-2 yang diraih Inter Milan atas AS Roma memunculkan pujian dari berbagai pihak, termasuk legenda AC Milan, Billy Costacurta.

Dalam analisisnya di Sky Sport, mantan bek tangguh Rossoneri itu mengaku terkesan dengan performa Marcus Thuram yang akhirnya kembali mencetak gol setelah dua bulan puasa gol bersama Inter.

Laga tersebut memang berlangsung satu arah. Inter tampil dominan sejak awal pertandingan. Lautaro Martinez langsung membuka keunggulan hanya dalam satu menit.

Baca Juga:Dibantai Inter Milan 5-2, Sabatini: AS Roma Tak Terlihat Seperti Tim GasperiniInter Hajar AS Roma 5-2, Bastoni Dapat Tepuk Tangan Meriah

Roma sempat menyamakan skor lewat Gianluca Mancini sebelum turun minum, namun di babak kedua Inter benar-benar tak terbendung.

Gol demi gol lahir dari kaki Hakan Calhanoglu, Lautaro kembali, Thuram, dan Nicolo Barella. Sementara itu, gol Lorenzo Pellegrini hanya menjadi pelipur lara bagi Roma.

Hasil ini membuat tim asuhan Cristian Chivu semakin kokoh di puncak klasemen dengan keunggulan sembilan poin atas Milan dan sepuluh poin dari Napoli yang dilatih Antonio Conte.

Namun sorotan khusus datang dari Costacurta yang memberikan komentar unik sekaligus penuh pujian terhadap Thuram.

Menurutnya, menghadapi striker seperti Thuram adalah mimpi buruk bagi seorang bek.

“Kalau saya boleh jujur, saya bersyukur dulu menghadapi ayahnya, bukan dia. Thuram itu dengan akselerasinya bisa membuat bek cedera otot,” kata Costacurta.

“Saat dia sedang dalam performa seperti ini, dia terus berlari tanpa henti. Ayahnya saja dulu masih mau bertahan di belakang,” lanjutnya.

Baca Juga:Curva Sud Murka Fans AC Milan Dilarang Datang ke Napoli: Ini keputusan Gila Tanpa LogikaJelang Laga Lawan Napoli, Allegri Tak Mau Bicarakan Scudetto: Perburuan Gelar Masih Berada di Tangan Inter

Pernyataan tersebut merujuk pada perbandingan dengan sang ayah, Lilian Thuram, yang dikenal sebagai bek legendaris Prancis.

Costacurta menilai performa Thuram dalam laga ini menunjukkan kebangkitan signifikan, baik dari sisi fisik maupun kepercayaan diri.

Selain mencetak gol, pemain berusia 26 tahun itu juga aktif membuka ruang dan membantu serangan Inter dengan pergerakan tanpa bola yang sulit dihentikan.

Senada dengan Costacurta, jurnalis Italia Sandro Sabatini menyebut penampilan Marcus Thuram dalam laga melawan AS Roma sangat positif dan menunjukkan kebangkitan.

Dalam ulasannya, Sabatini menilai Thuram tampil seperti pemain yang “terlahir kembali”, baik dari sisi fisik maupun mental.

0 Komentar