Inter Hajar AS Roma 5-2, Bastoni Dapat Tepuk Tangan Meriah

Inter Milan
Selebrasi pemain Inter Milan usai membantai AS Roma Foto: Tangkapan layar Instagram@inter
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Laga besar pekan ke-31 Serie A antara Inter Milan dan AS Roma berlangsung spektakuler di Stadion San Siro.

Nerazzurri tampil dominan dan menghajar Giallorossi dengan skor telak 5-2, sekaligus mengirim pesan kuat dalam perburuan gelar musim ini.

Kemenangan ini menjadi momentum kebangkitan bagi tim asuhan Cristian Chivu setelah sempat melalui periode sulit.

Baca Juga:Curva Sud Murka Fans AC Milan Dilarang Datang ke Napoli: Ini keputusan Gila Tanpa LogikaJelang Laga Lawan Napoli, Allegri Tak Mau Bicarakan Scudetto: Perburuan Gelar Masih Berada di Tangan Inter

Tambahan tiga poin membuat Inter semakin kokoh di puncak klasemen dengan keunggulan sembilan poin atas AC Milan dan sepuluh poin atas Napoli.

Situasi ini semakin menguntungkan karena dua pesaing terdekat tersebut dijadwalkan saling berhadapan.

Sorotan utama laga ini jatuh kepada Lautaro Martinez. Penyerang asal Argentina itu tampil luar biasa dengan mencetak dua gol.

Bahkan, ia langsung membuka keunggulan hanya satu menit setelah kembali merumput. Gol cepat tersebut langsung membakar semangat publik tuan rumah.

Roma sempat memberikan perlawanan melalui gol penyeimbang dari Gianluca Mancini pada menit ke-40.

Namun, Inter kembali memimpin sebelum turun minum lewat sepakan keras Hakan Calhanoglu.

Memasuki babak kedua, Inter benar-benar tak terbendung. Lautaro mencetak gol keduanya, sebelum Marcus Thuram dan Nicolo Barella menambah keunggulan menjadi 5-1.

Baca Juga:Inter Milan vs AS Roma: Chivu Akui Tim Gasperini Tak Mudah DihadapiPermintaan Gasperini Jika Bertahan di AS Roma Musim Depan: Tim Ini Harus Ditingkatkan

Roma hanya mampu memperkecil ketertinggalan melalui gol Lorenzo Pellegrini di menit ke-70.

Kekalahan ini membuat Roma tertahan di posisi keenam dengan 54 poin dan terancam disalip dalam perebutan tiket Liga Champions. Sementara itu, Inter semakin nyaman di jalur juara.

Di balik pesta gol tersebut, perhatian publik juga tertuju pada sosok Alessandro Bastoni yang tengah menjadi sorotan dalam beberapa pekan terakhir akibat performanya bersama klub dan tim nasional Italia.

Namun, alih-alih mendapat tekanan, Bastoni justru menerima dukungan luar biasa dari para tifosi.

Saat namanya diumumkan dalam susunan pemain, gemuruh tepuk tangan menggema di seluruh stadion.

Dukungan itu berlanjut ketika ia ditarik keluar pada menit ke-58 saat Inter unggul 4-1. Para suporter berdiri dan meneriakkan namanya sebagai bentuk solidaritas.

Aksi tersebut menjadi bukti bahwa Bastoni masih menjadi salah satu pemain yang dicintai di San Siro.

0 Komentar