Meski demikian, tantangan tetap tak ringan.
Bhayangkara dipastikan tampil tanpa sejumlah pilar penting, yakni Ryo Matsumura, Allan Cardozo, dan Slavko Damjanovic.
Absennya tiga nama tersebut tentu berpotensi memengaruhi keseimbangan tim.
Namun, Paul Munster tidak melihat situasi ini sebagai hambatan.
Sebaliknya, ia menjadikannya sebagai kesempatan bagi pemain lain untuk menunjukkan kualitas dan kedalaman skuad yang dimiliki timnya.
Menurut Munster, para pemain pengganti memiliki kualitas yang setara untuk membantu tim meraih hasil maksimal.
Baca Juga:Persib Awali Misi di Padang untuk Sembilan Final Menuju Takhta Juara Super League 2026 Skema Pembiayaan Koperasi Merah Putih Diubah, Ini Aturan Terbaru dari Menkeu Purbaya Yudi Sadewa
Ia menegaskan absennya sejumlah pemain inti tidak mengubah target utama Bhayangkara, yakni mengamankan kemenangan di kandang.
Di luar urusan taktik dan komposisi pemain, satu elemen lain yang dianggap vital adalah dukungan publik Lampung.
Bermain di Stadion Sumpah Pemuda, Munster berharap tribune dipenuhi suara dan semangat suporter tuan rumah.
Baginya, kehadiran penonton bisa menjadi energi tambahan sekaligus tekanan psikologis bagi Persija.
Ia berharap masyarakat Lampung datang memenuhi stadion dan menjadi pemain ke-12 bagi tim.
Kini, di tengah laju yang sedang menanjak, Bhayangkara memiliki kesempatan untuk menegaskan kebangkitan mereka.
Persija datang sebagai lawan besar, tetapi Lampung tengah bersiap menjadi panggung pembuktian bahwa The Guardians tak lagi sama seperti beberapa bulan lalu.
