19 Titik Banjir, 2 Pohon Tumbang, 4 Kerusakan Rumah dan Infrastruktur: Hujan Ekstrem di Kota Tasikmalaya

jumlah titik banjir di Kota Tasikmalaya 2 April 2026
Kolase petugas BPBD Kota Tasikmalaya sedang menangani berbagai bencana cuaca ekstrem, Kamis (2/4/2026) malam. istimewa for radartasik.id
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Cuaca ekstrem kembali “mengamuk” di Kota Tasikmalaya.

Hujan deras disertai angin kencang dan kilatan petir yang turun sejak Kamis (2/4/2026) pukul 16.00 WIB memicu rangkaian bencana di berbagai titik.

Alih-alih sekadar hujan rutin, intensitas tinggi yang datang menjelang sore itu berubah menjadi “paket komplit”: banjir genangan, pohon tumbang, hingga kerusakan bangunan.

Baca Juga:Hujan Ekstrem Sore Hari, Jalur Pusat Pertokoan di Kota Tasikmalaya Banjir GenanganViman Tegaskan IPM Kota Tasikmalaya 2025 Naik, Tapi Kemiskinan Masih Jadi PR Besar

Kota ini sore tadi justru sibuk berjibaku dengan air dan reruntuhan.

Plt Kalak BPBD dan Damkar, Hanafi melalui Kepala Unit Reaksi Cepat (URC) BPBD Kota Tasikmalaya, Harisman, menyampaikan bahwa hingga pembaruan data pukul 21.06 WIB, tercatat sedikitnya 19 titik banjir genangan dan luapan air, 2 kejadian pohon tumbang, serta 4 kejadian kerusakan rumah dan infrastruktur akibat cuaca ekstrem.

“Data ini masih bersifat sementara dan terus berkembang sesuai laporan dari lapangan,” ujarnya, Kamis malam.

19 Titik Banjir, dari Jalan Protokol hingga Permukiman

Banjir tidak hanya menggenangi kawasan langganan, tetapi juga menjalar ke titik-titik vital dan jalur padat aktivitas warga.

Di antaranya kawasan Cikalang Tasco, Puskesmas Kahuripan, hingga Jalan Pasar Kuda Gang Mawar 3 di Kelurahan Cilembang.

Genangan juga terpantau di kawasan Sukarasa, Selakaso Yudanegara, hingga depan Masjid Ulul Albab di BKR.

Bahkan, kawasan pedestrian Cihideung yang kerap dipoles sebagai wajah kota, tak luput dari rendaman air.

Baca Juga:THR ASN Kota Tasikmalaya Sudah Cair Penuh, Tapi Tunda Bayar Rp 12,6 Miliar Masih MembayangiJenazah Pria Ditemukan di Kamar Mandi Dadaha Kota Tasikmalaya

Debit air juga meluap di jalur Padayungan hingga depan Asia Plaza, memperlambat arus lalu lintas.

Di wilayah lain, banjir terjadi di Jalan Letjen Mashudi Gunung Daning, kawasan Sutsen Pertigaan, hingga sejumlah titik di Kelurahan Nagarawangi, Empangsari, dan Nagarasari.

Permukiman warga seperti di Perumnas Cisalak, Layungsari, hingga kawasan Panyerutan dan Pataruman juga ikut terdampak.

Air meluap dari sungai, seolah mengingatkan bahwa tata kota belum sepenuhnya “bersahabat” dengan alam.

Pohon Tumbang, Jalan Tertutup Sementara

Selain banjir, angin kencang menyebabkan pohon tumbang di dua lokasi.

Di Gunung Ranji, Kelurahan Karsamenak, pohon tumbang menimpa rumah warga sekaligus menutup akses jalan. Warga bersama petugas langsung melakukan penanganan darurat.

0 Komentar